Halo, Sobat Mahasiswa!

Sesi wawancara untuk mendapatkan beasiswa impian merupakan salah satu hal yang bisa membuat jantung berdebar kencang.

Hal ini karena, umumnya sesi wawancara ialah tahap terakhir dalam memperoleh beasiswa.

Perlunya menguasai teknik komunikasi baik verbal maupun non verbal menyebabkan tak sedikit dari pelamar yang merasa cemas untuk menghadapi sesi wawancara beasiswa. 

Agar dapat melewati sesi wawancara dengan baik, Sobat Mahasiswa perlu mengetahui dan memahami beberapa tips berikut agar bisa sukses menghadapi sesi wawancara beasiswa.

Apa sajakah itu? Check this out!

1. Cari Tahu Pertanyaan yang Sering Keluar

Hayo, ngaku, siapa yang bingung bagaimana mempersiapkan hal-hal saat menghadapi sesi wawancara?

Eits, jangan salah, sesi wawancara ialah sesi yang tak kalah penting dalam mempengaruhi lolos tidaknya kamu mendapatkan beasiswa.  

Kebanyakan seseorang yang tidak mempersiapkan diri sebelum sesi wawancara berlangsung akan menjawab pertanyaan dari pewawancara dengan melantur atau ngalor ngidul

Itulah alasan mengapa kamu wajib mempersiapkan sesi wawancara dengan memahami dan mengidentifikasi pertanyaan yang sering diajukan dalam sesi wawancara beasiswa.

Berikut contoh pertanyaan yang sering ditanyakan: 

  • Ceritakan siapa dirimu beserta kelebihan dan kekuranganmu.
  • Apa saja kegiatan yang sedang kamu lakukan? Apa saja kontribusimu dalam kegiatan tersebut?
  • Mengapa kamu ingin mendapatkan beasiswa ini? Serta apa yang menjadikan kamu layak menjadi penerima beasiswa ini?
  • Apa yang ingin kamu lakukan 2 tahun dari sekarang?

By the way, ingat ya, bahwa setiap lembaga pemberi beasiswa pasti memiliki standar pertanyaan yang akan ditanyakan kepada calon penerima beasiswanya.

Jadi ini bukan acuan baku untuk pertanyaan beasiswa kuliah, tapi umumnya pertanyaan ini muncul.

Baca juga: 4 Tips dan Tahapan Umum Mendapatkan Beasiswa

2. Memakai Pakaian yang Rapi dan Sesuai 

Ibarat kata first impression is a key, ya, betul sekali! Jangan lupa memakai pakaian dengan penampilan yang sesuai dengan kriteria dan ketentuan dari lembaga pemberi beasiswa. 

Hal ini mungkin terlihat sepele, namun memiliki pengaruh terhadap penilaian dari pewawancara.

Misalnya diharuskan memakai kemeja putih, celana atau rok hitam, memakai dasi atau hingga menggunakan almamater kuliah.

Mengapa demikian? Karena pewawancara tidak hanya menilai dari sisi objektifnya, yaitu berupa skill dan kemampuanmu saja.

Namun juga menilai dari sisi subjektifnya, yaitu berupa penampilan, sikap, dan cara komunikasi baik verbal maupun non verbal. 

3. Tunjukkan Sikap Baik selama Wawancara

tips menghadapi wawancara
Gambar :Menunjukkan sikap yang baik selama wawancara

Berlatihlah untuk selalu jujur dalam menjawab pertanyaan dari pewawancara, ya! Kalau kata orang, a positive attitude will lead a positive outcome.

Nah, agar mendapatkan hasil yang maksimal selama sesi wawancara berlangsung, Sobat Mahasiswa dapat menunjukkan sikap yang baik. 

Apa saja contohnya? ini dia beberapa contoh sikap yang dapat kamu implementasikan saat menghadapi sesi wawancara beasiswa:

  • Menjawab segala pertanyaan sesuai kondisi & keadaan yang sebenarnya (be honest dan be yourself)
  • Mendengarkan dengan baik pertanyaan dari pewawancara, sebelum menjawabnya, agar jawaban dapat sesuai dengan pertanyaan (tidak out of topic)
  • Melakukan kontak mata saat berbicara dengan pewawancara.

4. Kuasai Isi Berkas Kamu saat Apply Beasiswa

Selain mempersiapkan untuk menjawab pertanyaan seputar diri sendiri, seperti kelebihan dan kekurangan diri, kemampuan serta pencapaianmu, dan kontribusimu sebagai pelajar, kamu  juga perlu mempersiapkan dengan benar terkait isi dari berkas penting saat apply beasiswa.

Berkas yang pada umumnya diminta adalah CV (Curriculum Vitae) dan Motlet (Motivation Letter).

Persiapkan dirimu untuk membaca berkas tersebut untuk berjaga-jaga apabila pewawancara menanyakan terkait isi dari CV dan Motlet yang telah kamu buat untuk mendaftar beasiswa tersebut. 

Baca juga: 5 Tips Ampuh Menulis Motivation Letter untuk Daftar Beasiswa. Dijamin Ampuh!

Eits, mempersiapkan diri dengan pengetahuan seputar lembaga pemberi beasiswa yang kamu tuju juga tidak kalah penting.

Triknya, selalu prioritaskan menjawab pertanyaan pewawancara dengan data dan minimalisir menjawab dengan jawaban yang terlalu normatif. 

Apabila ada pertanyaan, “Mengapa kamu menginginkan beasiswa ini?” kamu dapat menjawab dengan kreatif berdasar data dan tujuan objektif dirimu. 

  • Contoh jawaban berdasar data dan tujuan objektif:

“Melalui beasiswa tersebut, saya dapat melanjutkan penelitian dan studi saya di luar negeri dan bisa mendapatkan sumber penelitian yang valid”

  • Contoh jawaban normatif:

“Dengan beasiswa tersebut, saya ingin menambah skill dan dapat bermanfaat bagi banyak orang nantinya”

tips agar lulus menghadapi wawancara beasiswa
Sumber gambar: freepik.com

5. Lakukan Simulasi Wawancara dengan Teman

Practice makes perfect!

Setelah mempersiapkan hal-hal terkait sesi wawancara, kamu juga perlu berlatih.

Berlatih untuk menghadapi sesi wawancara dengan teman atau keluarga ialah trik yang perlu kamu lakukan, agar lancar dan tidak berbelit saat menjawab pertanyaan dari pewawancara. 

Berlatih sebelum mengahadapi sesi wawancara beasiswa, dapat membantu kamu memperkirakan jawaban yang tepat yang dapat diberikan kepada pewawancara.

Manfaatnya ialah agar jawaban yang kamu berikan tidak out of topic dan tidak terkesan direkayasa.

6. Persiapan dari Segi Teknis! 

Bagaimana, ya, kalau wawancara beasiswa diselenggarakan secara online?

Saat ini, tak jarang beberapa lembaga pemberi beasiswa memiliki kebijakan untuk menyelenggarakan seleksi secara online, termasuk sesi wawancara. 

Terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini

Kalau biasanya sesi wawancara diselenggarakan secara offline, kamu dapat mempersiapkan teknisnya dengan datang lebih awal ditempat wawancara akan berlangsung.

Sedangkan, kalau online bagaimana?

Sobat Mahasiswa, jangan sampai lengah tanpa menyiapkan segala teknis untuk menghadapi wawancara beasiswa secara online

Kamu perlu menyiapkan jaringan yang kuat dan stabil, kamera pada device (disarankan laptop) diusahakan terang dan jernih, ruangan yang tidak berisik dengan pencahayaan yang cukup!

7. Siapkan Pertanyaanmu untuk Pewawancara

Pernah ngga sih menemui pewawancara yang malah memberi kesempatan kamu untuk bertanya padanya?

Kalau pernah, jangan sampai disia-siakan, ya! Karena pewawancara juga ingin menilai keaktifanmu saat diskusi dengannya.

Caranya, kamu dapat melontarkan pertanyaan mengenai lembaga pemberi beasiswa. 

Intinya, apabila pewawancara memberimu kesempatan untuk bertanya, tanyakan hal-hal yang menurutmu perlu ditanyakan.

Supaya kamu mendapat jawaban eksklusif dari pihak pewawancara alias kalau dicari di Google, kamu tidak akan menemukan jawabannya. 

Contohnya: “Apakah kontribusi dari penerima beasiswa pada lembaga pemberi beasiswa diukur oleh poin keaktifan?” atau “Apakah penerima beasiswa akan diukur dalam hal terkait pemberian kontribusi pada lembaga pemberi beasiswa?”.

Baca juga: 14 Beasiswa Populer untuk Kuliah S1

Nah, itulah beberapa tips dan trik mengikuti tes wawancara agar bisa lulus dalam seleksi beasiswa yang dapat kamu ikuti.

Sebagai penutup, salah satu tips kunci yang dapat kamu lakukan ialah berdoa dan meminta restu kepada orang tua saat akan menghadapi sesi wawancara.

Karena semua kegiatan kita harus dibarengi dengan doa dan restu dari orang tua

Semoga berhasil, tetap semangat para pencari beasiswa! 


*Artikel ini telah ditulis berdasarkan referensi terpercaya dari kumpulan media online terpercaya seperti glints.com, rencanamu.id, linkedin.com, hotcourses.co.id, quora.com

Penulis Cahyarani Adi Hanifah
Mahasiswi Universitas Brawijaya

Penerima Beasiswa Bank Indonesia

Editor: M. Hafizh Nabiyyin & Ronaldi Tumanggor