Seiring dengan perkembangan zaman, model pembelajaran konvensional yang tadinya tatap muka mulai bertransformasi menjadi pembelajaran daring.

Terutama dengan adanya pandemi covid-19, mau gak mau. Kuliah online bukan lagi sebagai pilihan, tetapi menjadi kewajiban bagi setiap mahasiswa.

Nah, sekarang ini pembelajaran online masih menimbulkan pro-kontra. Banyak orang yang lebih pro karena pembelajaran online seperti sekarang ini dirasa lebih fleksibel.

Namun, tak sedikit pula yang kontra karena dengan pembelajaran online seperti ini bisa menjadi salah satu faktor meningkatnya stres bagi mahasiswa. 

Jacqui Campbell—Direktur Julian Campbell Foundation— mengatakan bahwa pembelajaran dari rumah ini meningkatkan stres di banyak orang. Hal ini tentu berkaitan dengan kondisi mahasiswa yang ada di Indonesia. 

Banyak perbedaan yang muncul ketika belajar secara tatap muka dan belajar online seperti sekarang ini.

Banyaknya materi yang kurang dipahami jika hanya disampaikan melalui kuliah online, atau tugas – tugas kuliah yang menumpuk tanpa bisa berkoordinasi dengan dosen.

Minimnya interaksi dan diskusi dengan teman 1 kelas atua kampus bisa menjadi salah satu faktor pemicu terbesar dari stres tersebut. 

Sering kali orang-orang tak tahu bagaimana caranya mengendalikan diri agar tak terkena stres.

Nah, jika kamu mengalami hal – hal di atas, maka kamu bisa melakukan tips – tips berikut ini untuk mengatasi dan meminimalisir stres

Yuk, mari kita simak pada poin – poin berikut ini:

1. Jangan jadi Deadliner!

Sistem pembelajaran online pasti memberi banyak tugas kepada mahasiswa, ketika diberi tugas tak jarang banyak mahasiswa yang menjadi deadliner.

Nah, untuk kamu yang masih menjadi deadliner, sebaiknya hal itu dihilangkan secara perlahan ya!

Dengan menjadi deadliner hanya akan menumpuk tugasmu sajaa, dn itu pasti bikin kamu pusing loh, sobat!

2. Buat Skala Prioritas 

Sumber: pixabay.com

Membuat skala prioritas tentu harus dilakukan agar kita bisa menyusun kegiatan atau tugas. Dengan menyusun skala prioritas, tugas dan kegiatanmu akan kelihatan lebih rapih loh, sobat! 

Baca juga: 7 Kebiasaan Mahasiswa Sukses Ini Jadi Contoh Buat Kamu!

3. Jangan Lupa Refershing dan Lakukan Hobimu

Istirahat sebentar pasca belajar itu hal yang normal loh, sobat!

Nah, waktu luangmu ini bisa kamu isi dengan melakukan hobimu. Hal ini dijamin menjauhkan kamu dari stress! 

Jika kamu hobi bermusik, kamu dapat memainkan alat musik setelah pelajaran usai.

Jika kamu hobi bermain basket, kamu dapat memasang ring basket di halaman rumah untuk bermain pada pagi atau sore hari.

Semua tergantung kepada hobi yang kamu miliki. Dengan menjalankan hobi, pikiranmu dapat di-refresh sehingga stress tidak akan datang.

4. Lakukan Interaksi dengan Orang Terdekat

Dengan berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang terdekat yang kita sayangi tentu akan membantu meminimalisir kemungkinan stres.

Penelitian dalam Jurnal Psychiatry tahun 2007 menemukan bahwa orang dengan dukungan sosial yang rendah akan lebih reaktif terhadap stress.

Baca juga: 7 Tips Belajar Online di Masa Pandemi

Oleh karena itu jangan lupa untuk interaksi dengan orang terdekat dan terkasih ya, sobat!

mengatasi stress kuliah online
Sumber gambar: pixabay.com

5. Berikan Self Reward untuk Diri Sendiri 

Setelah melakukan pekerjaan atau tugas yang berat, kamu pasti akan merasa lelah. Setelah usai melakukan rangkaian kegiatanmu, jangan lupa beri self reward untuk diri sendiri ya. 

Self reward ini bisa beranekaragam bentuknya, friends. Misal, kamu bisa menonton film atau series di aplikasi seperti Netflix dan lainnya. Atau bisa juga dengan membeli makanan yang kamu sukai sebagai reward-nya!

Dengan melakukan lima hal di atas mungkin bisa mengatasi dan mencegah stress saat kuliah online. Selain 5 hal di atas ada banyak hal lain yang bisa kamu lakukan untuk meminimalisir terkena stress. 

Baca juga: New Normal? Persiapkan 7 Hal Sebelum Kembali ke Sekolah atau Kampus!

Satu hal yang terpenting adalah, jauhkan dirimu dari pemikiran-pemikiran negatif atau kekhawatiran yang bisa memicu datangnya stres.

Dengan pikiran yang positif, kecil kemungkinan untuk terkena stress. 


*Artikel ini telah ditulis berdasarkan referensi online yang valid dan terpercaya

Penulis Sri Jayanti
Mahasiswi Universitas Negeri Jakarta