Menempuh jenjang pendidikan di perguruan tinggi memberikan kita banyak tantangan untuk dihadapi. Kehidupan di kampus sangatlah berbeda dengan kehidupan masa-masa SMA. Menjadi seorang mahasiswa tidak seperti seorang siswa lagi.

Saat sudah menjadi mahasiswa, kita harus lebih terbuka ke masyarakat dan lingkungan sekitar. Kita harus peka terhadap isu-isu sosial di sekitar dan harus bisa menanggapinya. Kita dituntut juga untuk mengembangkan kemampuan di bidang non-akademik, bukan hanya akademik.

Berikut adalah 7 hal penting yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh seorang mahasiswa.

Kemandirian

Jika sewaktu SMA kalian selalu bergantung pada teman atau orang tua, segera buang jauh-jauh kebiasaan tersebut. Menjadi mahasiswa adalah menjadi pribadi yang mandiri.

Kita harus bisa menyelesaikan masalah sendiri tanpa selalu bergantung pada orang lain. Bukan berarti kita tidak boleh menerima bantuan dari orang lain. Akan tetapi, alangkah baiknya jika kita memaksimalkan usaha kita dalam menyelesaikan masalah sendiri.

Belajar untuk mandiri bisa dimulai dari hal-hal kecil. Misalnya, pergi ke kampus tanpa diantar oleh orang tua, mengerjakan tugas tanpa mencontek punya teman, dan mempersiapkan bahan-bahan kuliah sendiri.

Jadi, belajarlah untuk menjadi pribadi yang mandiri. Jika kita sudah terbiasa melatih kemandirian, kita akan lebih siap menghadapi tantangan-tantangan ke depan.

Kebijaksanaan

Mahasiswa Harus Bijak dan CerdasMahasiswa, yang menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi, haruslah bijak dalam melakukan sesuatu. Kita harus cerdas dan selalu menggunakan akal budi dalam menyelesaikan suatu masalah.

Kita perlu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan. Kita harus berhati-hati dan berpikir beberapa kali dalam mengambil sebuah keputusan alias tidak boleh gegabah.

Tanamkanlah sifat kebijaksanaan ini dalam diri kita. Jadilah mahasiswa yang cerdas dan bisa menentukan hal-hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Integritas

Berbicara tentang integritas tentunya berbicara tentang kejujuran. Salah satu hal yang berkaitan dengan integritas seorang mahasiswa adalah titip absen. Tidak asing lagi kan mendengar 2 kata tersebut?

Seperti yang sudah disebutkan pada poin ke 2, kita harus bijak dalam membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Titip absen tentu adalah hal yang salah dan tidak boleh dilakukan.

Jika kita tetap membenarkan sesuatu yang salah, sudah dipastikan integritas kita diragukan. Membiarkan hilangnya integritas dalam diri kita akan berdampak pada jenjang karir dan menumbuhkan bibit korupsi dalam diri kita.

Segera evaluasi diri dan hapuslah kebiasaan buruk yang selama ini kita benarkan.

Baca juga: Dampak Titip Absen Bagi Mahasiswa

Kepedulian

Jika seorang mahasiswa tidak peduli dengan lingkungan kampus, dia bisa dibilang sebagai mahasiswa yang apatis. Apatis artinya tidak peduli. Contohnya, kupu-kupu alias kuliah pulang kuliah pulang.

Kita harus memiliki kepedulian yang tinggi. Peka terhadap isu-isu di lingkungan sekitar dan sering ikut acara-acara di kampus. Ini akan membuat kita belajar hal baru dan keseharian kita menjadi lebih produktif.

Janganlah jadi mahasiswa yang apatis atau kita akan dikucilkan dari lingkungan sekitar.

Baca juga: 6 Penyebab Mahasiswa Menjadi Apatis

Kreativitas

Jadilah Mahasiswa yang Kreatif dan InovatifMahasiswa, yang disebut-sebut sebagai agen perubahan (agent of change), haruslah kreatif dan inovatif. Selama masih menjalani kehidupan kampus, suatu kesempatan yang berharga bagi kita untuk terus berkarya dan membuat sesuatu yang baru.

Manfaatkanlah masa-masa kuliah ini sebaik-baiknya. Jangan hanya pergi jalan-jalan, nonton, nongkrong tetapi juga berkarya.

Softskill

Bukan hanya mengembangkan kemampuan di bidang akademik, mahasiswa juga harus punya kemampuan di bidang non-akademik atau softskill. Softskill adalah bekal bagi kita untuk bersiap-siap menempuh jenjang karir.

Untuk mengembangkan softskill, kita bisa bergabung dengan organisasi atau menjadi panitia pelaksana suatu acara. Kita dapat belajar bagaimana cara koordinasi dengan orang lain, memanajemen waktu, melatih jiwa kepemimpinan, public speaking, dan lain-lain.

Ingat ya, jangan hanya rajin ikut kuliah tetapi juga rajin berorganisasi asalkan kita mampu mengatur waktu kita dengan baik.

Semangat

Yang terakhir tentunya tidak perlu panjang lebar lagi. Mahasiswa harus punya semangat untuk belajar, belajar, dan belajar baik di dalam maupun di luar perkuliahan. Dengan semangat, kita dapat terus melatih diri kita untuk mencapai apa yang kita inginkan.

Baca juga: 5 Tips Agar Semangat Menjalani Kuliah


Nah, itulah 7 hal yang harus ada di dalam diri seorang mahasiswa. Kita harus memiliki kemandirian, kebijaksanaan, integritas, kepedulian, kreativitas, softskill, dan semangat untuk menjadi mahasiswa yang top.

Dengan ketujuh hal tersebut, seorang mahasiswa akan memiliki kredibilitas yang tinggi dan dihargai orang-orang di sekitarnya. Intinya, mahasiswa tidak boleh hanya berkutat di bidang akademik, tetapi juga harus di bidang non-akademik.