Hello, sobat ruang mahasiswa!

Apakah kamu seorang calon guru di masa yang akan datang? Selamat, kamu adalah calon pahlawan masa depan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa!

Sudah siap untuk menyambut dunia kerja, para calon pahlawan masa depan?

Namun, sebagai para calon guru, tahukah kamu bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah pengangguran yang cukup tinggi. Dari data yang dilansir oleh CNN Media, jumlah pengangguran di Indonesia terhitung hingga akhir Februari 2018 adalah sebanyak 6,87 juta orang.

Mari kita kaitkan dengan revolusi industri 4.0.

Sobat, profesi guru menjadi salah satu pekerjaan yang akan mengalami tantangan di era ini. Sebagai calon guru di masa yang akan datang, kita tentu menyadari bahwa prospek kerja seorang guru memang luas, namun hal ini sebanding luasnya dengan jumlah calon lulusan guru yang kelak akan memenuhi lembaga pendidikan untuk melamar pekerjaan.

Banyaknya calon guru  tidak sebanding dengan banyaknya institusi pendidikan

Masalah umum yang muncul saat ini adalah tidak jarang ditemukan banyak lulusan S1 pendidikan yang menganggur. Hal ini tentu menjadi salah satu kekhawatiran bagi kita sebagai calon guru di masa yang akan datang.

Tingginya persentase para pelamar kerja dan sedikitnya guru yang pensiun setiap tahunnya barangkali membuat kita sebagai calon guru ‘be aware’. But, guys, this challenge is yours! Lebih baik mempersiapkan diri untuk memasuki dunia pekerjaan sebagai guru di era yang berubah sangat cepat ini.

Jadi apa langkah yang kita perlukan untuk menjadi guru di masa depan?

Sobat, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mempersiapkan diri sedini mungkin agar siap untuk memiliki kesempatan kerja dari sekian banyak calon guru yang mengantri di lembaga pendidikan di Indonesia.

1. Belajar teknologi sejak dini

Di era yang serba praktis ini, bukan hal yang aneh lagi kalau banyak penyedia lapangan pekerjaan mengintai orang yang memiliki kecakapan di bidang teknologi.

Membangun digital branding sebagai modal di era revolusi industri 4.0

Source: unsplash.com

Di masa mendatang, kecakapan di bidang teknologi akan sangat membantu seorang calon guru dalam memenangkan kesempatan bekerja. Saat ini, guru dituntut untuk dapat menyusun, mengolah dan menyajikan data melalui komputer dan internet, sobat.

Bahkan untuk mengajar kita harus bisa menggunakan presentasi yang bagus.

Baca juga: 4 Pilihan Kategori Karir Setelah Lulus Kuliah

Yang gak kalah penting, kita belum tahu sistem apa yang digunakan kelak untuk merekrut guru. Namun ujian nasional, rapor, begitupun seleksi masuk perguruan tinggi saat ini mulai dilakukan dengan sistem online. Hal ini menjadi alasan mengapa guru di masa mendatang sangat perlu untuk menguasai teknologi.

2. Mengajar di sela – sela kesibukan kuliah

Seperti kata orang tua, pengalaman adalah guru terbaik. Saat ini, sangat banyak lembaga pendidikan nonformal, yaitu bimbingan belajar, les privat atau bimbingan online yang membuka lapangan pekerjaan bagi mahasiswa pendidikan.

Dengan memulai untuk langsung praktik mengajar di lapangan, secara sadar karakter seorang guru akan terbentuk dalam diri kita, sobat. Kita akan lebih mudah dalam memahami karakter siswa, serta mendalami kebutuhan siswa saat ini.

Ketika kita mampu membaca kendala dan kebutuhan siswa, tentu akan lebih mudah bagi kita untuk membaca peluang dan kesempatan kerja lainnya di masa mendatang, bukan?

3. Ikut komunitas dan organisasi yang produktif dan positif

Sebagai makhluk sosial, setiap orang akan membutuhkan orang lain. Salah satunya adalah dalam hal menemukan kesempatan kerja.

Dengan mengikuti organisasi kampus dan non kampus yang produktif dan positif, kamu akan lebih mudah memperoleh informasi lowongan pekerjaan dari sesama anggota.

Selain itu, karakter yang diharapkan oleh lembaga pendidikan saat ini akan terbentuk melalui organisasi yang produktif dan positif, sobat.

4. Selalu belajar tentang hal – hal baru

belajar online matematika

Source: blog.iu.edu

Dear calon guru, jangan menutup kemungkinan bahwa guru hanya mengajar di dalam kelas. Di era revolusi ini, metode pembelajaran konvensional lambat laun sedang diupayakan untuk terjadi seminim mungkin.

Bahkan di luar negeri, pembelajaran dilakukan secara online. Bahkan hal ini sudah mulai diterapkan  di Indonesia yang dimulai dari bimbingan belajar yang sudah banyak dilakukan secara online

So, langkah awal yang bisa kita lakukan adalah dengan memanfaatkan gadget yang kita miliki untuk mengekspos kemampuan mengajar kita. Misalnya, secara rutin dan tekun mengunggah video pembelajaran di youtube channel milik kita.

Ini juga bisa jadi asset kamu di masa mendatang, sobat!

Baca: 4 Kompetensi Mahasiswa Keguruan Untuk Menjadi Guru Profesional

5. Mencari pekerjaan sampingan secara online

Menjadi seorang guru memang adalah profesi yang mulia karena berpengaruh besar terhadap kemajuan anak & bangsa.

Namun saat ini tidak bisa dipungkiri juga bahwa masih banyak guru yang digaji atau mendapat penghasilan di bawah UMR terutama guru dengan status honorer.

Buat kamu yang sudah di jurusan pendidikan yang kedepannya ingin berprofesi sebagai guru, kamu juga bisa menekuni pekerjaan secara online seperti membuka kelas belajar, menjadi juru ketik, konsultasi pendidikan, penulis atau sebagai blogger, membuat video pembelajaran di youtube dan masih banyak yang bisa dikerjakan untuk menambah penghasilan di internet.

Misalnya seperti berikut ini: 6 Cara Mahasiswa Bisa Sukses Menjadi Penulis Artikel sebagai Pekerjaan


Sobat, di era ini tantangan seorang guru untuk memperoleh kesempatan semakin besar. Intinya adalah mempersiapkan diri untuk bersaing merebut satu kursi pekerjaan.

Benar, sobat. Seleksi masuk PTN bukanlah tantangan terbesar. Puncaknya adalah ketika kita harus bersaing untuk masuk ke pintu dunia kerja. Yang terutama di era ini adalah menjadikan teknologi sebagai asset agar mampu bersaing dan memperoleh kesempatan kerja, dalam hal ini kesempatan menjadi seorang guru.

Buat kamu calon guru, kamu perlu mempersiapkan keempat hal tersebut agar tidak menjadi pengangguran di masa mendatang. Semoga dimudahkan oleh Tuhan dalam menggapai impianmu ya, sobat!