Halo, sobat Ruang Mahasiswa dan para pelajar di seluruh Indonesia!

Baru-baru ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kita, Mas Nadiem Makarim, mengumumkan bahwa bantuan kuota gratis dari pemerintah akan kembali diberikan.

Sama dengan bantuan yang diberikan pada tahun 2020 lalu, pada tahun ini bantuan juga diberikan dengan menyasar kepada peserta didik dan tenaga pendidik di berbagai jenjang pendidikan formal di Indonesia.

Kabar ini tentunya menjadi kabar baik buat kamu dan kita semua yang masih berstatus sebagai pelajar.

Siapa coba yang tidak senang jika diberikan kuota secara cuma-cuma? Ya kan, sobat?

Pada artikel kali ini, tim Ruang Mahasiswa akan menjabarkan beberapa informasi penting yang harus kamu ketahui sebelum menjadi penerima dari bantuan ini.

Apa saja informasi-informasi pentingnya? Yuk, simak artikel di bawah ini!

1. Jumlah Bantuan Kuota Kemendikbud 2021

Sama seperti bantuan kuota yang diberikan Kemdikbud pada tahun lalu, tahun ini juga jumlah kuota yang dibagikan dibedakan berdasarkan 4 segmen.

4 segmen itu adalah:

  • Peserta Didik PAUD: 7GB
  • Peserta Didik Pendidikan Dasar dan Menengah: 10 GB
  • Tenaga Pendidik PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah: 12 GB
  • Dosen dan Mahasiswa: 15GB

Jumlah kuota di atas berlaku untuk 1 bulan ya, sobat!

Meskipun secara jumlah jauh lebih sedikit dibandingkan dengan bantuan yang turun pada tahun 2020 lalu, namun kuota yang diberikan pada tahun ini diklaim merupakan kuota umum.

Artinya, kamu dapat secara bebas menggunakannya untuk membuka situs apapun. Media-media sosial populer seperti Instagram, Twitter, Facebook, dan Tiktok juga dibatasi.

Tapi pastinya harus digunakan untuk proses belajar, kegiatan bermanfaat dan untuk meningkatkan wawasan dan produktifitas ya.

Hal ini tentu berbeda dengan ketentuan penggunaan kuota bantuan tahun lalu, dimana penggunaan kuota dibatasi hanya untuk situs-situs web tertentu yang sudah ditetapkan oleh Kemendikbud.

2. Jadwal Bantuan Kuota Kemdikbud 2021

bantuan kuota kemdikbud 2021
Sumber: kemdikbud.go.id

Bantuan kuota dari Kemendikbud ini akan dimulai pada bulan Maret tahun 2021 ini dan akan berlangsung selama 3 bulan. Itu artinya, setidaknya kuota kamu hingga bulan Mei nanti bisa aman, sobat!

Penyaluran bantuan kuota akan dilakukan setiap tanggal 11 – 15 setiap bulannya. Masa berlaku kuota ini sendiri adalah 1 bulan, berlaku tepat sejak tanggal kuota tersebut diterima.

Jangan lupa rajin-rajin cek ya, sobat apakah kuotanya sudah masuk atau belum!

Baca: 14 Beasiswa Populer untuk Kuliah S1

3. Cara Cek Bantuan Kuota Kemdikbud 2021

Untuk mengetahui apakah kamu telah menerima atau mendapatkan bantuan kuota tersebut, kamu dapat mengeceknya langsung.

Cara mengeceknya sendiri berbeda-beda, tergantung penyedia layanan internet mana yang kamu gunakan.

Oleh karena itu, pada bagian ini, kami memberikan informasi mengenai cara mengecek bantuan kuota melalui berbagai provider yang tersedia di Indonesia.

a. XL

  • Klik tautan prioritas.xl.co.id/apply/kuota-edukasi.
  • Kemudian, langsung masukkan nomor XL PRIORITAS kamu.
  • Klik “Cek.”
  • Pada notifikasi yang muncul, kamu dapat memeriksa apakah nomor yang sebelumnya kamu masukkan sudah terdaftar dalam program bantuan kuota Kemendikbud.

b. Telkomsel

  • Pertama-tama, kamu harus mengunduh aplikasi My Telkomsel melalui Google Play Store atau AppStore.
  • Lalu pilih menu “My Quota”
  • Silahkan pilih menu “Internet”, bila bantuan dari Kemendikbud sudah rampung, maka kuota internet dan kuota internet lokal sudah masuk.
  • Kamu dapat memilih menu “Multimedia”. Menu ‘Kuota Belajar’ atau “Kuota Belajar Kemdikbud” akan muncul apabila kuota internet gratis yang diberikan sudah dicairkan.

c. Indosat

  • Kamu dapat mengunduh aplikasi MyM3 melalui Google Play Store atau AppStore.
  • Setelah itu, silahkan pilih menu “Data”.

d. Tri

Untuk Tri sendiri, kamu dapat mengecek kuota bantuan dengan mengecek kuota sendiri.

Hal ini dapat kamu lakukan dengan menelepon ke 12310*3#.

e. Smartfren

Tidak jauh berbeda dengan provider lainnya, kamu dapat mengecek kuota internet gratis melalui aplikasi yang dimiliki.

Nama aplikasinya adalah MySmartfren. Disana, kamu cukup memasukkan nomor Smartfren kamu dan juga melakukan verifikasi agar data yang dibutuhkan muncul.

Baca: 7 Tips Belajar Online di Masa Pandemi Covid-19

4. Cara Mendaftarkan Nomor untuk Mendapatkan Bantuan Kuota

Bagi kamu yang telah menerima bantuan kuota internet dari Kemendikbud pada tahun 2019 lalu, kamu tidak perlu mendaftar ulang lagi untuk mendapatkan bantuan kuota.

Lalu, bagaimana jika kamu sudah mengganti nomor? Alias nomor yang telah didaftarkan pada periode sebelumnya sudah tidak aktif lagi?

Kamu dapat mengajukan pengubahan nomor kepada pimpinan kampus atau sekolahmu sebelum bulan April, sobat!

Setelah nama dan nomor baru kamu dicatat, pimpinan satuan pendidikan dapat mengunggah SPTJM untuk nomor telepon yang diubah atau nomor baru yang belum terdaftar.

SPTJM dapat diunggah ke vervalponsel.data.kemdikbud.go.id (untuk peserta dan tenaga pendidik PAUD, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Sementara itu, bagi kamu yang berstatus sebagai mahasiswa, SPTJM akan diunggah ke pddikti.kemdikbud.go.id.

5. Syarat Penerima Bantuan Kuota Kemdikbud

Meskipun dibagikan secara cuma-cuma kepada seluruh insan akademik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, namun tetap terdapat beberapa syarat yang harus kamu penuhi untuk mendapatkan bantuan kuota ini.

a. Peserta Didik PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

  • Terdaftar di aplikasi data pokok pendidikan (dapodik).
  • Memiliki nomor ponsel yang aktif, baik atas nama peserta didik maupun orang tua/anggota keluarga/wali.

b. Mahasiswa

  • Terdaftar di aplikasi pangkalan data pendidikan tinggi (PDDikti).
  • Berstatus aktif dalam perkuliahan atau sedang menuntaskan idouble degree.
  • Memiliki Kartu Rencana Studi pada semester yang sedang berjalan.
  • Memiliki nomor ponsel yang aktif.

c. Pendidik PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

  • Terdaftar di aplikasi dapodik.
  • Memiliki nomor ponsel aktif.

d. Dosen

  • Terdaftar di aplikasi PDDikti dan berstatus aktif.
  • Memiliki nomor registrasi (NIDN, NIDK, atau NUP).
  • Memiliki nomor ponsel aktif.

Baca: Perhatikan! 10 Aturan Saat Mengikuti Kelas Online

6. Catatan Penting

Catatan penting untuk kamu yang tahun lalu sudah menerima bantuan.

Jika tahun lalu nomor kamu sudah mendapatkan bantuan kuota namun tidak menggunakannya lebih dari 1 GB, maka nomor kamu tidak akan kembali mendapatkan bantuan kuota di tahun ini.

Hal ini dikarenakan, itu mengindikasikan bahwa kamu tidak membutuhkan kuota tersebut sehingga tidak menggunakannya secara efektif.

Oleh karena itu, jika kamu merasa tidak menggunakan bantuan kuota pada periode lalu secara maksimal namun pada saat ini membutuhkannya, kamu dapat mengganti nomor kamu dengan cara seperti yang telah dijelaskan di atas.

Itu saja beberapa informasi penting terkait bantuan kuota Kemdikbud 2021 yang dapat disampaikan, sobat!

Selamat menikmati dan gunakan kuota yang diberikan secara bijak, ya!