Halo sobat mahasiswa! Fresh Graduate adalah istilah untuk lulusan dari perguruan tinggi yang baru menyelesaikan pendidikannya dan belum memiliki pengalaman kerja.

Setiap tahunnya, jutaan mahasiswa dari seluruh kampus PTS/PTN di Indonesia lulus dari jenjang perguruan tinggi.

Pastinya dunia baru akan segera dimulai, yaitu perjalanan untuk memulai karir di dunia kerja. Meskipun ada sebagian juga memilih untuk melanjutkan pendidikan lagi ke jenjang yang lebih tinggi

Namun sayangnya, persaingan untuk mendapatkan pekerjaan tiap tahunnya semakin ketat.

Bahkan persaingan di dunia kerja bukan saja dengan manusia atau lulusan lainnya, tapi dengan kemajuan teknologi informasi yang di beberapa sektor sudah bisa menggantikan peran manusia.

Hal ini membuat gelar sarjana atau diploma tidak dapat menjadi jaminan bahwa seseorang lulusan dari perguruan tinggi bisa otomatis mendapatkan kerja.

Pada tahun 2020 dimana perekonomian mengalami masa-masa sulit dan terjadi PHK dimana-mana bahkan tercatat bahwa jumlah pengangguran di Indonesia meningkat secara tajam.

Menurut data BPS hingga Agustus 2020, jumlah pengangguran meningkat sebanyak 2,67 juta jiwa.

Tentunya kamu khususnya yang berstatus sebagai fresh graduate tidak ingin terjebak ke dalam status pengangguran itu, bukan?

Nah, untuk menghindari status ini dan keluar dari zona pengangguran, kita harus memikirkan dan melakukan beberapa strategi.

Berikut tim Ruang Mahasiswa sudah mempersiapkan tips dan trik yang bisa kamu lakukan mulai dari sekarang agar lebih siap ke dunia karir, kerja dan industri!

Simak poin – poin berikut ini :

1. Meningkatkan relasi pertemanan / networking

rapat kegiatan mahasiswa
Sumber gambar: pixabay.com

Relasi adalah hal yang sangat penting pada zaman dengan persaingan yang sangat ketat seperti saat ini, sobat.

Tidak dapat dipungkiri, dengan jejaring yang luas kamu akan memiliki keuntungan yang lebih dibandingkan dengan para fresh graduate lainnya.

Ada dua manfaat utama jika kamu memiliki relasi yang luas

Pertama, tidak semua lowongan pekerjaan terbuka untuk umum, ada juga lowongan tertutup yang biasanya rekrutmennya didasarkan pada rekomendasi orang-orang yang berada di tempat penyedia kerja tersebut.

Kedua, kamu juga dapat mencantumkan kontak teman/relasimu sebagai referensi di CV-mu.

Hal ini menjadi nilai tambah CV-mu di mata HRD, bukan?

Baca: Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar

2. Memulai usaha

Memulai usaha sejak masih duduk di bangku kuliah ataupun langsung setelah lulus juga bukanlah hal yang buruk.

Ini meningkatkan insting bisnis kamu dan juga meningkatkan mental kamu untuk bertahan dalam kehidupan sesungguhnya tanpa bergantung kepada orang tua atau orang lainnya

Meskipun kadang dipandang negatif oleh orang-orang sekitar karena seolah-olah ilmu yang kamu dapatkan selama duduk di bangku kuliah tidak teraplikasikan, namun sejatinya selama berkuliah ada banyak sekali modal yang telah kamu peroleh.

Modal ini termasuk jejaring pertemanan, kemampuan berbicara, bernegosiasi, dan lain-lain.

Bahkan memulai usaha itu tidaklah hal yang buruk sobat, dan tidak banyak yang mau melakukannya karena takut resiko gagal

Padahal jika kamu sukses orang – orang akan menjadikan kamu sebagai role model sebagai pengusaha sukses.

Dengan memulai bisnis, kamu dapat mengurangi ketergantungan dengan lowongan pekerjaan seperti fresh graduate lainnya.

Usaha yang kamu miliki juga bisa jadi aset penghasil passive income jika kamu memutuskan untuk bekerja kelak.

Baca: 5 Bisnis yang Cocok untuk Mahasiswa

3. Memperdalam skill dan passion sesuai bidang ilmu

belajar teknik dan tips fotografi dari internet
Sumber gambar: pixabay.com

Pekerjaan terbaik adalah hobi yang dibayar, begitulah yang sering kita dengar dari orang – orang sukses bekerja sesuai passion-nya.

Setiap orang memiliki skill dan passion-nya masing-masing. Namun permasalahan muncul ketika kamu sudah memiliki kemampuan dalam bidang yang kamu cintai, namun tetap belum memperoleh pekerjaan untuk pekerjaan itu.

Untuk mengatasinya, kamu perlu memastikan bahwa kemampuan yang kamu miliki memang benar-benar sudah terasah dan memiliki value yang menghasilkan uang kepada kamu.

Hal ini dikarenakan dapat dipastikan kamu bukan satu-satunya orang yang memiliki passion dan kemampuan di bidang tersebut.

Sebagai contoh, misalnya kamu memiliki passion sebagai seorang penulis, maka kamu harus bersaing dengan mungkin ribuan orang lain yang memiliki passion yang sama.

Untuk itu, kamu harus memperdalam kemampuan yang kamu miliki di bidang kepenulisan untuk memastikan bahwa kamu layak mendapat pekerjaan sebagai penulis atau juga memilih karir sebagai writepreneur

Baca: Top 10 Skills yang Dibutuhkan Tahun 2020 ke Atas

4. Belajar dasar – dasar IT

Pada era digital seperti saat ini mempelajari IT barangkali sudah merupakan kebutuhan pokok.

Di zaman sekarang ini, bidang apa sih yang tidak membutuhkan campur tangan IT? Pastinya semua bidang butuh support teknologi informasi

Para praktisi IT saat ini sedang banyak mengembangkan layanan Internet of Things (IOT), Kecerdasan Buatan – Artificial Intelligence (AI), Virtual Reality (VR) – Augmented Reality (AR) , Cryptocurrency dan teknologi luar biasa lainnya.

Tentu kamu yang tidak memiliki ilmu yang spesifik di bidang IT, tak harus pelajari itu.

Cukup belajar dasar – dasar IT saja dulu, karena bagaimana kamu bisa memahami kecanggihan teknologi informasi, jika dasar – dasar saja tidak paham

Mengapa dasar-dasar IT?

Karena hal ini sangat diperlukan khususnya di dunia pekerjaan. Kamu harus terbiasa berkolaborasi menggunakan aplikasi-aplikasi yang lebih dinamis dan terintegrasi ke internet seperti produk Google, seperti Google Drive, Cloud, Docs, Form yang bisa terintegrasi satu sama lain dalam 1 jaringan.

Atau juga mempelajari skill dasar desain, edit foto, atau membuat presentasi yang menarik.

Banyak hal – hal dasar di bidang IT yang sebenarnya sangat penting di pelajari untuk tetap bisa bersaing di dunia yang makin canggih ini.

5. Belajar ilmu digital marketing

realita mahasiswa yang sebenarnya

Digital marketing merupakan hal yang sangat penting untuk dipelajari. Sesuai dengan namanya, digital marketing adalah ilmu yang mempelajari pemasaran barang/jasa melalui media digital.

Hal ini penting untuk dipelajari karena peluang berbisnis secara digital baik melalui marketplace maupun media sosial sangat terbuka lebar untuk kamu yang ingin memulai usaha selepas lulus kuliah.

Bahkan bisa dibilang juga bahwa strategi digital marketing merupakan ujung tombak kesuksesan dari perusahaan – perusahaan saat ini.

Sehingga jika kamu menguasai skill digital marketing, peluang besar buat kamu untuk kandidat diterima yang mempunyai nilai lebih dan dibutuhkan perusahaan

Pada saat ini, kamu dapat mempelajari digital marketing dengan berbagai cara mulai dari mengikuti webinar, membeli buku hingga mengikuti workshop intensif dari pelaku usaha yang menjalankan bisnis secara digital.

6. Aktif mengikuti situs dan channel pelamaran kerja

Jika dulu untuk mencari lowongan pekerjaan orang-orang mengandalkan koran, mading, selebaran, atau juga informasi dari kerabat dan teman.

Sekarang telah tersedia berbagai situs pelamaran kerja.

Kamu dapat secara intens melihat dan mengikuti perkembangan di situs-situs tersebut untuk mengobservasi jenis lowongan dan kualifikasi yang dibutuhkan.

Kamu juga dapat mencari lowongan yang sesuai dengan kualifikasimu, tempat kerja, besaran gaji atau durasi kontrak.

Beberapa situs bahkan memungkinkan kamu untuk melamar langsung melalui situs tersebut.

7. Selalu memiliki kegiatan yang positif

Dan tips terakhir namun tidak kalah penting adalah selalu memiliki kegiatan yang positif.

Selalu melakukan kegiatan yang positif dan bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain

Kamu dapat memperoleh jejaring baru, ilmu baru dan pengalaman baru ketika melakukan kegiatan-kegiatan positif.

Selain itu, kegiatan-kegiatan positif dan produktif juga menambah portofolio yang dapat kamu gunakan sebagai modal untuk melamar pekerjaan.

Nah sobat, itulah 7 tips untuk hindari pengangguran yang telah dirangkum oleh tim Ruang Mahasiswa.

Semoga dapat kamu praktikkan dan bermanfaat ya, sobat! Tetap semangat untuk mengarungi kehidupan yang lebih serius ya. 🙂