Pernahkah kamu menghadapi wawancara? Bagaimanakah hasilnya? Apakah baik? Apakah kamu lulus wancara tersebut?

Pertanyaan itu sengaja Tim Redaksi berikan kepada kamu yang pernah menghadapi wawancara.

Jika kamu tidak lulus atau gagal berarti kamu tidak menguasai teknik – teknik wawancara atau belum tahu bagaimana cara menghadapi wawancara dengan baik.

Ya, wawancara itu sering dilakukan ketika menjalani sebuah proses seleksi untuk masuk dalam bidang tertentu, misalnya ingin masuk ke sekolah atau perguruan tinggi, ingin bergabung dengan organisasi atau UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), dan terlebih untuk melamar pekerjaan.

Baca: 8 Pekerjaan Bergengsi yang Dapat Kamu Tekuni Sewaktu Mahasiswa

Dalam melamar pekerjaan, tahap wawancara merupakan tahap yang sangat penting karena pada tahap ini kamu akan ditentukan layak atau tidak untuk menjadi bagian dari pekerjaan tersebut.

Biasanya tahap wawancara dilakukan pada tahap terakhir dari proses seleksi yang dilakukan.

Di sini akan dijelaskan apa – apa saja yang harus kamu kuasai dan apa yang harus kamu persiapkan ketika menghadapi sebuah wawancara.

1.Lakukan persiapan

Pasti sebelum menghadapi wawancara kamu harus melakukan persiapan, pada persiapan ini kamu harus menguasai diri kamu, harus mengetahui kelemahan dan kelebihan kamu. Kamu dapat melakukannya dengan analisis SWOT (Strength, Weaknessm, Oportunity, Thread).

2. Menyapa wawancara

menyapa pewawancara

Ketika nama kamu dipanggil, maka ketika kamu masuk ruangan wawancara sapalah pewawancara. Ucapkan selamat pagi, selamat siang, selamat sore tergantung suasananya. Ini akan memberikan kesan kepada pewawancara bahwa kamu adalah orang sopan dan mengerti tata karma.

3. Minta izin duduk

Setelah kamu menyapa pewawancara, jangan langsung kamu duduk meskipun kamu sudah tahu ada tempat duduk yang disediakan. Minta izin kepada pewawancara untuk duduk dengan sopan. Jika mereka mempersilahkan maka kamu bisa duduk.

4. Duduk dengan sopan

Duduk dengan posisi sopan, ini menandakan memang kamu adalah seorang yang mempunyai tata krama. Jangan pernah untuk menyilangkan kaki atau mengangkat kaki. Sekali kamu melakukannya, maka pewawancara akan memanggil pewawancara lainnya. Intinya kamu tidak akan diwawancara.

5. Kuasai diri kamu

Kamu harus dapat menguasai diri dan mental. Jangan grogi, karena pertanyaan yang mereka ajukan juga tidak terlalu susah kok. Pasti seputar diri kamu, latar belakang kamu, motivasi untuk bergabung dengan mereka. Harus bisa tetap bersikap tenang.

Baca: 5 Tips Meningkatkan Kepercayaan Diri

6. Jawab pertanyaan dengan jujur

tips menghadapi wawancara

Ini adalah hal yang paling pentin kamu lakukan. Setiap mereka bertanya, kamu harus memberikan jawaban yang jujur, jangan menambah – nambah jawaban meskipun tidak benar jawaban kamu.

Pada akhirnya kamu akan ketahuan sendiri, karena pertanyaan selanjutnya akan berkaitan dengan jawaban sebelumnya. Maka akan ketahuan kamu berbohong, seperti senjata makan tuan. Maka jawablah pertanyaan sesuai yang kamu tahu, jangan sok pintar hehe. Jika tidak tahu bilang tidak tahu.

7. Berikan jawaban yang singkat dan jelas

Berikanlah jawaban yang singkat dan jelas, jangan menambah – nambah kalimat sehingga menjadi bertele – tele.

8. Usahakan selalu senyum

Saat wawancara berusahalah selalu senyum di depan pewawancara, jangan berikan mimik yan muruh atau marah. Ini akan menandakan kamu sedang dalam masalah. Maka berikan senyum, maka kamu juga akan lebih merasa nyaman saat menghadapi wawancara.

Baca: Penting: Mengetahui Karakter Generasi Milenial

Itulah beberapa teknik yang bisa kamu pelajari dan kamu kuasai jika ingin menghadapi sebuah wawancara. Dengan teknik – teknik ini kemungkinan besar kamu akan lulus pada tahap seleksi ini.

Semoga jika saat ini memang kamu sedang menghadapi sebuah seleksi wawancara, lakukanlah teknik – teknik ini. SEMOGA BERHASIL YA! Terimakasih telah membaca, silahkan bagikan teknik ini kepada teman – teman kamu