Halo sobat Ruang Mahasiswa! Bagaimana kuliahmu?

Semoga lancar selalu, ya!

Pernah nggak sih kamu merasa bingung mau berkarier apa setelah lulus kuliah nanti? Atau kamu justru insecure melihat progress orang lain dan merasa tidak siap bersaing? 

Persiapan karier memang menjadi hal yang sangat penting bagi mahasiswa. Apalagi jika kamu sudah semakin dekat dengan waktu kelulusan.

Stigma masyarakat bahwa orang yang berkuliah harus memiliki karier yang cemerlang terkadang membuat kita cukup tertekan dan stress.

Ada kecemasan tersendiri ketika melihat jumlah pengangguran yang terus meningkat karena berbagai faktor, seperti kurangnya lapangan pekerjaan, kurangnya kualitas SDM, dan kurangnya lembaga bimbingan karier.

Ditambah lagi jika kamu merasa belum mempunyai pengalaman, keahlian, dan mental yang kuat untuk terjun ke dunia kerja.

Meskipun demikian, kamu tidak perlu tergesa-gesa menentukan pilihan kariermu karena tuntutan orang lain, ya!

Nah, kalau begitu, bagaimana sih tips mempersiapkan karier sebelum lulus kuliah agar kamu lebih siap untuk terjun ke dunia kerja?

Berikut 7 tips mempersiapkan karier yang patut kamu coba :

1. Belajar serius

Tidak dapat dipungkiri bahwa tugas utama kita sebagai seorang mahasiswa adalah belajar.

Kamu mungkin sering mendengar ungkapan “nilai tidak menentukan masa depan”, tapi bukan berarti kamu bisa meninggalkan kewajiban belajarmu, loh!

Meskipun masa depan kita tidak bergantung pada nilai, namun proses belajar yang baik dan nilai yang memuaskan akan menunjukkan tanggung jawab kita selaku mahasiswa.

Dalam hal persiapan karier, nilai juga menjadi komponen yang penting karena selalu ada batas IPK untuk para pelamar kerja pada perusahaan umumnya. Terutama perusahaan BUMN, melamar ASN dan banyak perusahaan swasta lainnya

Apalagi jika kamu ingin berkarier di bidang keilmuan yang sama dengan jurusanmu, tentu saja HRD akan mempertimbangkan nilai dan pengetahuanmu.

2. Meningkatkan personal branding 

membangun personal branding saat masih kuliah
Sumber gambar: unsplash.com

Selain itu, penting bagi kita untuk membangun personal branding. Apa itu personal branding?

Menurut Jeff Bezos, personal branding adalah apa yang orang-orang katakan tentang diri kita ketika kita tidak berada di ruangan tersebut.

Nah, tentu saja untuk dikenal sebagai orang yang baik, cerdas, atau kompeten, kita harus meninggalkan citra tersebut kepada orang lain.

Sebagai mahasiswa, kita dapat melakukan personal branding dengan cara aktif berdiskusi di kelas, mengambil inisiatif dalam kegiatan kampus, rajin menulis hal-hal yang bermanfaat di media sosial, atau menghasilkan karya-karya lain sesuai minat dan bakatmu.

Sebaiknya kita membangun personal branding yang berkaitan dengan bidang yang paling kita kuasai, minat dan bakat kita.

Dengan begitu, orang akan melihatmu sebagai seseorang yang kompeten di bidang tertentu sehingga mereka akan dengan mudah membantumu menentukan arah kariermu kedepannya.

Menarik, bukan?

Baca juga: 4 Pilihan Kategori Karir Setelah Lulus Kuliah

3. Aktif mengikuti lomba / kompetisi

Berpartisipasi dalam lomba juga sangat bermanfaat untuk menunjang persiapan kariermu, lho sobat Ruang Mahasiswa!

Selain mendapat sertifikat, hadiah, dan pengalaman, kamu juga bisa mendapatkan mentor dan relasi sesama mahasiswa.

Hal ini karena biasanya, sebelum lomba kita akan dibimbing oleh mahasiswa-mahasiswa berprestasi atau para dosen.

Mereka tentu dapat berperan penting sebagai konsultan kariermu ke depannya, atau bahkan menjadi partner.

Selain itu, berpartisipasi dalam ajang perlombaan akan membuatmu terbiasa dengan iklim persaingan yang ketat.

4. Kontributor publikasi karya ilmiah

Selain lomba, terkadang pihak kampus sering mencari kontributor untuk publikasi jurnal ilmiah, bukan?

Nah, kesempatan ini dapat kamu gunakan untuk mengasah skill riset, analisis, dan menulismu, lho!

Selain bisa menjadi portofolio di bidang publikasi, kontribusimu juga akan memberimu pengalaman di bidang riset.

Pengalaman ini akan sangat bermanfaat untuk persiapan karier apabila nanti kamu akan berkarier di bidang riset dan keilmuan, seperti dosen, peneliti, dan sebagainya.

Baca juga: 5 Manfaat Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Jurnal

5. Bergabung dalam organisasi dan volunteering

Kedua hal ini sangat membantu untuk mengembangkan relasimu.

Program kerja organisasi seringkali menuntut kita untuk bekerja sama dengan banyak orang, sehingga selain relasi semakin luas, kemampuan teamwork kita pun akan terasah.

Kemampuan ini sangat penting karena banyak perusahaan yang membutuhkan orang-orang dengan kemampuan manajerial suatu pekerjaan dan menjaga hubungan kerja yang harmonis.

Nah, kamu bisa mendapatkan skill ini melalui organisasi.

Hal yang sama akan kita dapatkan juga apabila kita menjadi volunteer.

Menjadi volunteer di suatu organisasi besar akan menciptakan peluang untuk bekerja di organisasi itu, loh! 

Bahkan, kegiatan volunteering dapat meningkatkan kepedulian dan empati kita.

Relasi yang luas, kemampuan teamwork yang baik, serta memiliki jiwa empati merupakan bekal yang amat penting untuk menyongsong karier kita di masa depan!

6. Mengikuti program magang

persiapan karier dengan magang
Sumber gambar: pexels.com

Ingin merasakan kehidupan di dunia kerja agar bisa membuat plan yang lebih baik lagi? Tentu saja magang menjadi solusi.

Mengikuti program magang di perusahaan atau instansi akan memberikan banyak sekali keuntungan, diantaranya networking, upgrading skill, dan pengalaman terjun langsung di dunia kerja.

Jika kamu masih bingung memilih karier usai kuliah nanti, maka kamu bisa magang di perusahaan atau instansi yang bergerak selaras dengan passion atau jurusanmu.

Jika kamu sudah menentukan pekerjaan impianmu, maka inilah saatnya kamu mempersiapkan kualitas diri untuk meraih pekerjaan tersebut!

Di samping itu, banyak perusahaan yang mencantumkan pengalaman di bidang yang digelutinya sebagai persyaratan bagi para pelamar.

Oleh karena itu, magang menjadi batu loncatan yang amat penting bagimu.

Keuntungan lainnya adalah kamu dapat meminta surat rekomendasi dari tempat magangmu.

Dalam surat tersebut akan dijelaskan bagaimana kinerjamu dan bahkan kamu akan direkomendasikan untuk diterima di perusahaan tujuanmu, loh!

Baca juga: 8 Manfaat Magang Saat Masih Kuliah

7. Bekerja part-time

Nah, selain magang, pekerjaan part time juga bisa memberi kita pengalaman bekerja.

Tak hanya itu, kamu juga bisa menambah uang sakumu melalui pekerjaan ini. Ada banyak pekerjaan part time yang dapat dilakukan oleh mahasiswa.

Misalnya: menjadi penulis lepas, customer service, pelayan restoran atau kafe, komikus, tour guide, dan sebagainya.

Berbeda dengan magang, biasanya kamu akan benar-benar bekerja dan mendapat upah sebagai seorang pekerja.

Tidak ada mentor yang akan membimbing dan mengajarimu seperti ketika kamu mengikuti program magang. 

Meskipun demikian, menjadi part-time worker tetap worth it bagi mahasiswa karena kamu akan mendapatkan pengalaman kerja, tambahan penghasilan, dan kemampuan manajemen waktu.

Selain itu, apabila kamu bekerja part time untuk kampusmu, misalnya menjadi asisten staf akademik, asisten dosen, asisten laboratorium, dan sebagainya, akan sangat membantu persiapan kariermu terutama apabila kamu ingin berkarier sebagai tenaga kerja di universitas atau sekolah.

Baca juga: 6 Tips untuk Lancar Kuliah Sambil Kerja

8. Upgrade skill melalui kursus, webinar, seminar, maupun sertifikasi

Persiapan karier dengan kursus
Sumber gambar: pexels.com

Skill menjadi salah satu komponen penting yang wajib dipersiapkan untuk dunia kerja.

Zaman sekarang, skill menjadi salah satu pertimbangan utama bagi para HRD dalam merekrut karyawan.

Bahkan bagi kamu yang ingin merintis usaha sendiri, skill juga merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang keberlangsungan usahamu.

Ada banyak cara untuk meng-upgrade atau mengasah skill-mu, diantaranya adalah dengan mengikuti kursus, webinar, dan seminar.

Ada banyak platform yang menawarkan kursus gratis, misalnya Coursera, Linkedin, RevoU, dan masih banyak lagi.

Melalui platform-platform tersebut, kamu bisa mencari skill baru di bidang marketing, desain, kepenulisan, bahasa, dan sebagainya secara gratis. Kamu hanya akan membayar apabila ingin mendapatkan sertifikat penyelesaian.

Namun tak jarang, ada juga kursus-kursus gratis yang menyediakan sertifikat, loh! Selain itu, ada banyak sekali seminar dan webinar yang mengusung topik mengenai keahlian tertentu.

Misalnya, webinar “Introduction to Digital Marketing”, “Cara mengoperasikan Adobe Photoshop 2020 bagi Pemula”, dan sebagainya.

Sehingga, melalui seminar atau webinar yang singkat pun, skill kita bisa bertambah. Tentunya sobat Ruang Mahasiswa harus rajin-rajin praktik agar semakin jago, ya!

Di samping itu, melalui kursus yang kita ikuti, biasanya kita akan mendapat kesempatan untuk ikut ujian sertifikasi. Nah, sertifikat hasil ujian ini akan menunjukkan tingkat keahlian kita di bidang tersebut.

Hasil sertifikasi dapat kita lampirkan di CV dan menjadi bahan pertimbangan yang kuat bagi HRD.

9. Mengembangkan relasi dan mencari kesempatan karier melalui media sosial

Tips yang satu ini mudah dan worth it untuk mempersiapkan karier kita lho, sobat Ruang Mahasiswa!

Instagram merupakan rumah bagi ribuan start up dan perusahaan untuk memposting berbagai macam informasi rekrutmen tenaga kerja maupun internship.

Sehingga kita hanya perlu memfollow perusahaan-perusahaan di industri yang kita minati untuk mendapat informasi rekrutmen maupun sekadar mengenal lebih jauh perusahaan tersebut.

Selain Instagram, platform khusus untuk jobseeker, seperti LinkedIn, Jobstreet, Glints, dan Kalibrr akan sangat membantu kita untuk menemukan lowongan pekerjaan, tips-tips mengenai karier, hingga kursus-kursus untuk mengembangkan skill kita.

Setiap harinya, ada ribuan lowongan pekerjaan baik full-time maupun part-time dan lowongan internship yang dapat kita lamar secara cepat melalui platform tersebut.

Bahkan meskipun kita belum berniat untuk mencari kerja, platform ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan relasi kita.

Kita bisa berkomunikasi dengan HRD maupun orang-orang yang berpengalaman di bidang karier favorit kita. Dengan begitu, insight kita mengenai karier dan pekerjaan pun akan bertambah.

Jadi, tunggu apalagi? maksimalkan media sosialmu untuk membangun karier, ya!

Nah, itu tadi 9 tips yang bermanfaat untuk mempersiapkan kariermu usai menyandang gelar sarjana nanti. Jangan pernah sepelekan tips persiapan karier di atas, sobat.

Selain mempraktikkan tips di atas, jadilah seseorang yang percaya diri dan tidak takut tantangan agar kamu semakin berkembang, ya! 

Untuk tips-tips dan informasi unik lainnya seputar dunia perkuliahan, rajin kunjungi ruangmahasiswa.com dan Instagram @ruangmahasiswa.

Stay tune terus untuk berbagai informasi yang update dan bermanfaat untuk kariermu. Sampai jumpa!

*Artikel ditulis sudah berdasarkan pada beberapa referensi valid

Penulis Ardalena Romantika
Mahasiswi Universitas Gadjah Mada

Referensi:

Buku:
Aryani, F dan Rais, M. 2018. Bimbingan Karir Masa Depan untuk Meraih Sukses ke Perguruan Tinggi.     Makassar: Badan Penerbit UNM 

ILO. 2011. Panduan Bimbingan Karir. Jakarta: ILO   

Jurnal:

Pasmawati, H. (2018). Urgensi Bimbingan Karier di Perguruan Tinggi Untuk Membantu Kesiapan Mahasiswa Tahun Akhir Memasuki Dunia Kerja. Syi’ar, Vol. 18, 3.

Internet: Gianov, Irene. 14 Mei 2018. 8 Persiapan Karier bagi Kamu yang Masih Anak Kuliahan. glints.com/id/