Halo, adik – adik calon mahasiswa!

Nggak kerasa UTBK semakin dekat, ya!

Kamu pasti sudah mempersiapkan berbagai amunisi nih, mulai dari try out, latihan soal, bimbel, diskusi, doa restu orang tua, dan tentunya dengan rajin berdoa.

Kali ini, Ruang Mahasiswa akan membantumu dengan membagikan cara memprediksi skor UTBK dan menyesuaikannya dengan jurusan impian atau jurusan lain yang cocok.

Cara memprediksi skor UTBK ini bisa menambah amunisimu agar semakin siap menghadapi UTBK demi menggapai kampus impian, lho!

1. Perhatikan Daya Tampung dan Keketatan

Tentu kamu sudah tahu, bahwa mengecek daya tampung dan memprediksi keketatan adalah sebuah keharusan sebelum memilih jurusan.

Nah, kamu tidak perlu menghitung keketatan jurusan secara manual, karena LTMPT sudah menyediakan data yang akurat. 

Cara untuk mengeceknya:

  • Buka laman LTMPT
  • Pilih menu UTBK-SBMPTN, lalu scroll ke bawah hingga kamu menemukan daftar nama PTN
  • Klik PTN yang ingin kamu lihat
  • Klik prodi yang ingin kamu ketahui keketatannya

Dan berikut ini tampilannya:

peminat jurusan dan tingkat keketatan peminat
Sumber gambar: ltmpt.ac.id

Pada gambar di atas, pada tahun 2020, Jurusan Ilmu Komputer memiliki keketatan 4.72% dengan jumlah daya tampung 42 orang dan peminat sebanyak 889 orang.

Sedangkan pada tahun 2019 keketatannya adalah 7.60% dengan daya tampung 49 orang dan peminatnya hanya sebanyak 645 orang.

Dari data tersebut dapat disimpulkan, bahwa semakin kecil persentase yang ditunjukkan di kolom daya tampung pertahun, maka semakin ketat pula persaingannya.

Hal ini dapat kita lihat dari perbandingan jumlah peminat dengan kuota daya tampung yang tersedia.

Apakah jurusan pilihanmu ada di tingkat keketatan yang tinggi? Jangan khawatir, data tersebut sifatnya dinamis.

Itu artinya bisa saja di tahun ini jurusan pilihanmu tidak seketat itu. Yang terpenting adalah kamu dapat memperhitungkan, kira-kira effort sebesar apa yang harus kamu kerahkan.

2. Prediksi Skor Aman Melalui Rekapitulasi Hasil UTBK 2019 dan UTBK 2020

Karena mata pelajaran yang diujikan di UTBK 2021 mirip dengan UTBK 2019, maka kita akan coba memprediksi skor aman berdasarkan data rekapitulasi skor UTBK 2019.

cara memprediksi skor utbk sbmptn
Sumber gambar : zenius.net

Dari rekapitulasi skor tersebut dapat kita lihat bahwa LTMPT mengelompokkan skor menjadi 3 kuartil.

Dengan demikian ada 4 kelompok data, yakni skor yang berada di bawah kuartil 1, skor yang berada di antara kuartil 1 dan median, skor yang berada di antara median dan kuartil 3, serta skor yang berada di atas kuartil 3.

Apabila kita asumsikan bahwa peserta yang diterima SBMPTN adalah orang-orang yang termasuk dalam 25% skor tertinggi (di atas kuartil 3), maka berdasarkan data tersebut dapat kita lihat bahwa paling tidak kita harus meraih skor 550-600 untuk tiap mata pelajaran atau mata ujiannya.

Dengan demikian, rata-rata skor yang harus dicapai untuk masuk dalam 25% peserta yang mendapatkan skor tertinggi adalah 600.

Namun, tentu saja masuk menjadi 25% skor tertinggi belum menjamin kita akan diterima di SBMPTN. Kita perlu melakukan analisis selanjutnya, yakni melalui persebaran jumlah peserta berdasarkan skor yang diraihnya.

Sumber: tekno.tempo.co

Sekarang, kita bandingkan dengan persebaran jumlah peserta berdasarkan skor yang diraihnya.

Ternyata ada banyak sekali peserta yang meraih skor di atas 600. Sedangkan jumlah peserta yang diterima di SBMPTN 2019 untuk klaster saintek hanya berjumlah 84.444 orang atau 23.44% dari keseluruhan peserta di klaster tersebut, 82.394 orang atau 23.82% untuk klaster soshum, dan 1.904 orang atau 22.59% untuk klaster campuran.

Oleh karena itu, kamu perlu meningkatkan targetmu agar dapat menyentuh angka 700, setidaknya untuk beberapa mata pelajaran.

Hal ini karena hanya sedikit orang yang mampu mencapai rentang skor tersebut, sehingga kemungkinan untuk lolos tentu tinggi.

Misalnya, kamu meraih skor 710 untuk matematika saintek, maka kamu termasuk dalam 3.611 peserta peraih skor tertinggi (2.91% skor tertinggi).

Lalu kamu meraih skor 680 untuk biologi, maka kamu termasuk dalam 19.649 peserta peraih skor tertinggi (15.87% skor tertinggi).

Demikian pula perhitungan untuk mata pelajaran yang lain, agar jangan sampai melebihi angka 23.44% (peserta lolos SBMPTN saintek 2019).

Meskipun hanya perkiraan, namun perhitungan ini amat berguna untuk memetakan skor yang harus kita raih untuk UTBK 2021.

Selanjutnya, mari kita lihat pula skor peserta lolos SBMPTN 2020:

Sumber: Youtube LTMPT

Dari data di atas, perbedaan jumlah peserta lolos SBMPTN tahun 2019 dan 2020 tak ada perbedaan yang signifikan.

Dengan demikian, perhitungan dengan data UTBK 2019 masih bisa kita gunakan, karena dari segi mata pelajaran yang diujikan pun sesuai dengan UTBK tahun 2021.

Baca juga: Penting! 6 Perbedaan UTBK 2020 dengan UTBK 2019

Selain itu, untuk PTN dengan skor UTBK tertinggi baik soshum maupun saintek sama-sama berada di kisaran angka 570 hingga 629, sedikit lebih rendah dibanding UTBK 2019.

Namun, yang perlu diingat adalah UTBK 2020 hanya mengujikan TPS, jadi bisa saja skor ini kurang relevan untuk dijadikan patokan bagi UTBK 2021.

3. Meraih Skor Aman Sesuai Hasil Analisis

Setelah kita analisis, dapat ditarik kesimpulan bahwa untuk lolos SBMPTN, kita sebaiknya meraih skor 600 hingga 700 keatas.

Untuk peluang yang lebih besar, tentu saja kita harus mendapat skor sekurang-kurangnya 650 untuk tiap mata pelajaran.

Bagaimana cara kita meraih “skor aman” ini?

Salah satu caranya adalah dengan banyak mengikuti try out dan memantau hasilnya. Kamu bisa terus berlatih hingga skormu stabil berada di kisaran angka 650 keatas.

Baca juga: 7 Alasan Pentingnya Try Out UTBK

Yang tak kalah penting adalah memahami konsep dasar dari apa yang kamu pelajari dan jangan hanya mengandalkan soal-soal UTBK tahun-tahun sebelumnya.

Karena berdasarkan pengalaman banyak orang, soal UTBK seringkali berbeda jauh dibanding dengan soal UTBK tahun sebelumnya.

Disamping itu, jangan lupa untuk terus berdoa dan menjaga kondisi tubuh agar selalu fit menjelang ujian.

Pastikan kamu meminum air dalam jumlah yang cukup sehingga kamu akan mudah berkonsentrasi ketika mengerjakan soal.

4. Ketahui Sistem Penilaian

Mungkin kamu akan bertanya-tanya, “kenapa sih kita harus tahu sistem penilaiannya? Bukannya kita cuma perlu ngerjain soal dengan baik ya?

Well, itu tidak sepenuhnya salah, kok!

Memang yang paling penting adalah kita dapat mengerjakan soal ujian dengan baik.

Namun, mengetahui sistem penilaian juga tak ada salahnya, karena bisa membantu kita dalam mendongkrak skor dan memprediksi bidang-bidang yang harus kita maksimalkan, loh!

Untuk cara penilaian di UTBK 2021, LTMPT menyatakan akan menggunakan sistem pembobotan. Mengacu pada tahun 2019 dan 2020, pembobotan yang digunakan adalah Item Response Theory (IRT). 

Apa itu IRT? Sederhananya, IRT adalah sistem penilaian yang tidak hanya melihat pada berapa banyak soal yang dapat kamu jawab dengan benar, namun juga melihat dari tingkat kesulitan soal.

Semakin sulit soal yang berhasil kamu jawab dengan benar, maka semakin besar skor yang akan kamu dapatkan. 

Selain itu, bobot tiap soal akan dilihat dari keseluruhan jawaban peserta.

Semakin sedikit peserta yang menjawab benar, semakin besar pula bobot soal tersebut. Hal ini karena soal tersebut dianggap sulit dan menjadi pembeda kemampuan tiap peserta.

5. Kuasai Trik Mengerjakan Soal 

Setelah mengetahui cara memprediksi skor UTBK yang aman agar dapat menggapai jurusan sesuai dengan pilihanmu, berikut ini ada trik mengerjakan soal UTBK yang patut untuk kamu ketahui.

Karena tidak ada sistem minus, maka jangan ragu untuk menjawab semua soal.

Manfaatkan waktu sebaik mungkin dengan mengerjakan semua soal yang kamu anggap mudah, dan jangan kosongkan jawaban ketika kamu bertemu soal yang sulit.

Penting sekali bagi sobat untuk menjawab semua pertanyaan.

Mungkin kamu sering menjumpai pernyataan “Aku jawab asal nembak tapi skorku gede”.

Nah, itulah pentingnya untuk tidak mengosongkan jawaban, karena siapa tahu, jawaban yang asal nembak karena kepepet justru merupakan jawaban benar yang berbobot tinggi.

Bagaimana cara memanajemen waktu? Kamu bisa menggunakan alokasi waktu per soal.

Misalnya, ada 20 soal dengan alokasi waktu 35 menit. Maka kamu perlu menyelesaikan 1 soal dalam waktu 1.5 menit tanpa melewatkan 1 nomor kosong.

Lalu, sisa waktunya bisa kamu gunakan untuk mengecek kembali soal yang kamu rasa sulit. 

Apabila kamu tidak menemukan jawaban pada soal-soal yang sulit, gunakanlah metode eliminasi terhadap jawaban-jawaban yang menurutmu paling tidak mungkin sehingga tersisa peluang untuk menemukan jawaban yang paling benar.

Untuk menerapkan trik ini, pastikan kamu sudah banyak mengerjakan latihan soal, sehingga terlatih dalam mengatur waktu dan familiar dengan soal-soal yang relatif mudah.

Jangan terpaku dengan soal-soal yang sulit, namun jangan menghabiskan terlalu banyak waktu di soal-soal yang mudah. Jika kamu berhasil menjawab soal-soal sulit dengan benar, tentu kamu berpeluang untuk meraih skor yang tinggi.

6. Sesuaikan Karakteristik Skor UTBK dengan Jurusan Pilihanmu

Karena pada UTBK 2021 kamu harus memilih jurusan terlebih dahulu sebelum mengikuti ujian, maka tentu saja kamu tidak bisa menyesuaikan skor dengan jurusan pilihanmu atau jurusan lain yang sekiranya berpeluang tinggi untuk menerimamu.

Tapi jangan khawatir! Kamu masih bisa menyesuaikan skor UTBK dengan jurusan pilihanmu. Caranya? Kamu perlu mengenali karakteristik jurusan pilihanmu terlebih dahulu.

Seperti yang sudah kita ketahui, pada UTBK 2020, hanya TPS saja yang diujikan sehingga kita hanya perlu berfokus untuk mendapat skor TPS setinggi mungkin.

Namun karena di UTBK 2021 ini TKA akan diujikan juga, penting bagi kita untuk mencocokkan karakteristik skor dengan jurusan tujuan.

Maksudnya bagaimana?

Nggak perlu bingung, karena Ruang Mahasiswa bakal jelasin dengan cara yang sederhana.

Misalnya, kamu mendaftar di Jurusan Akuntansi. Ternyata skor UTBK yang tinggi saja tidak cukup, lho!

Kamu perlu memperhatikan mata pelajaran yang berkorelasi dengan jurusan Akuntansi, yakni ekonomi. Oleh karena itu, kamu perlu memaksimalkan skor ekonomi.

Meskipun demikian jangan sampai kamu mengabaikan skor mata pelajaran yang lain, ya!

Contoh lainnya adalah jika kamu mendaftar di Jurusan Kehutanan, maka kamu perlu menonjolkan skor matematika, fisika, dan biologi, karena mata pelajaran itulah yang nantinya akan menjadi mata kuliahmu di jurusan tersebut.

Hal ini akan sangat penting untuk dipertimbangkan karena bisa saja PTN tidak hanya menyeleksi berdasarkan skor total, namun juga melakukan pembobotan di mata pelajaran yang relevan dengan jurusan tersebut. 

Sehingga tidak menutup kemungkinan skor total yang tinggi tergeser oleh skor total yang lebih rendah karena adanya pembobotan ini.

Tentu saja akan sangat baik apabila kamu dapat meraih skor yang tinggi di setiap mata pelajarannya, hehe.

Berkaca pada pengalaman di UTBK 2019, ternyata skor TPS amat dipertimbangkan, lho!

Hal ini karena TPS banyak menggunakan penalaran dan logika sehingga dianggap sebagai komponen yang penting dalam seleksi mahasiswa baru.

Buktinya saja, pada UTBK 2020, justru hanya TPS saja yang diujikan. Jadi, kerjakan TPS dengan sebaik mungkin, ya!

“Tapi kan skor UTBK-nya nggak dishare kayak tahun 2019?”

Betul sekali, pada UTBK 2019, peserta bisa mengetahui skornya sebelum mendaftar PTN.

Di UTBK 2021, peserta akan mendapat hasil UTBK setelah selesai SBMPTN. Namun tentu saja cara memprediksi skor UTBK ini amat penting untuk dikuasai agar kamu dapat menggapai jurusan yang diinginkan.

Baca juga: Persiapan UTBK 2021, Lakukan 7 Langkah Ini Sekarang!


Nah, itu tadi beberapa cara untuk memprediksi skor UTBK dan menyesuaikannya dengan jurusan.

Artikel ini hanya bersifat prediksi berdasarkan data-data sebelumnya, jadi bisa saja tidak sepenuhnya relevan dengan UTBK 2021 nanti. 

Yang paling penting adalah kamu siap untuk melakukan yang terbaik serta selalu optimis dengan proses maupun hasilnya. Semoga artikel ini bisa membantumu, ya!

Untuk artikel dan informasi penting lainnya terkait UTBK dan SBMPTN 2021, simak terus Instagram @ruangmahasiswa maupun website ruangmahasiswa.com , ya! 

Tetap semangat!


*Artikel ini telah ditulis berdasarkan banyak referensi valid seperti, situs ltmpt.ac.id, kompas.com, ruangguru.com, pahamify.com, ebook panduan pendaftaran UTBK – SBMPTN

Penulis Ardalena Romantika
Mahasiswi Universitas Gadjah Mada