Adanya Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)  menjadi suatu dilema yang terjadi  pada seluruh siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat  di seluruh penjuru Indonesia dimulai, bagaimana tidak SNMPTN ini sendiri memiliki rahasia-rahasia tersendiri yang membuatnya menjadi  penyebab galaunya siswa kelas XII.

Hal ini dikarenakan SNMPTN ini merupakan salah satu jalur paling diidam – idamkan para siswa untuk memasuki Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia sebab tidak melalui proses seleksi ujian melainkan hanya melalui seleksi berkas raport sekolah ditambah dengan sertifikat – sertifikat prestasi pendukung.

Penilaian yang terdapat pada SNMPTN itu sampai sekarang masih menjadi suatu pertanyaan besar yang hadir di kalangan siswa, dimulai bagaimana proses seleksi itu berlangsung, apa saja indikatornya maupun bagaimana dengan penetapan strata sekolah yang berbeda-beda menurut akreditasinya.

Walaupun memang dari SNMPTN-nya sendiri dijelaskan bahwa penilaian dilakukan dari nilai raport, daftar prestasi pendukung, kesesuaian nilai mata pelajaran dengan jurusan yang dipilih, tingkat peminat jurusan dan kampus yang dipilih, serta peluang lolos berdasarkan akreditasi sekolah.

Tujuan diadakannya SNMPTN ini sebagai kerangka integrasi antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi, selain beberapa jalur lagi yang digunakan sebagai kerangka integrasi seperti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) maupun Jalur Mandiri.

Tujuan lainnya yaitu untuk mempertemukan antara perguruan tinggi dan siswa dengan prestasi akademik yang tinggi pula sehingga didapatkan bibit unggul sebagai hasil seleksi ini.

Namun dibeberapa tahun terakhir, tidak semua siswa kelas XII mendapatkan kesempatan/jatah untuk bisa menjadi peserta SNMPTN, hal ini didasari bahwa memang tidak semua siswa kelas XII tersebut cukup berprestasi.

Selain itu penentuan kuota SNMPTN kepada setiap sekolah ditentukan juga berdasarkan akreditasi sekolah tersebut, seperti kebijakan baru LTMPT 2019:

  • Sekolah akreditasi A: 40% terbaik dari jumlah siswa kelas XII
  • Sekolah akreditasi B: 25% terbaik dari jumlah siswa kelas XII
  • Sekolah akreditasi C: 5% terbaik dari jumlah siswa kelas XII

Nah, jadi pastinya ada siswa/i yang tidak mempunyai kesempatan untuk ikut jalur SNMPTN di 2019

Jadi sangat perlu mempersiapkan diri kita  untuk gerbang kedua sebagai titik balik menuju perguruan tinggi yaitu SBMPTN.

Maka kamu perlu persiapan teknis yang matang untuk menuju SBMPTN, silahkan baca artikel berikut ini:

persiapan menghadapi utbk

Selain itu kamu juga perlu mempersiapkan kematangan jiwa dan raga agar lebih tenang dan yakin mengikuti SBMPTN dengan cara – cara berikut ini:

1. Mendekatkan Diri Kepada Tuhan Yang Maha Esa

Semua manusia adalah makhluk yang lemah,  tanpa adanya pertolongan dari Allah Yang Maha Esa manusia tidak bisa melakukan apapun.

Dalam proses ini juga kita harus memahamkan diri bahwa semua hal itu berasal dari Allah serta segala yang terjadi itu melalui izin-Nya, maka dari itu sudah seharusnya kita meminta dari pemilik sebenarnya semua yang ada di dunia ini

2. Meminta Doa Restu dari Orangtua

Sudah sepantasnya bagi setiap anak ketika ingin berusaha selalu meminta restu kepada orangtua dengan agar didoakan untuk mendapati kemudahan atas segala proses yang akan didahului.

Orangtua dapat diajadikan teman diskusi yang hebat ketika kita bimbang untuk memilih suatu jurusan, dimana para orangtua diberi kebijaksanaan yang luar biasa melebihi anak muda pada umumnya.

Baca: 10 Perguruan Tinggi Negeri Terbaik versi Webometrics 2019

3. Memilih Proses Belajar yang Nyaman dan Menyenangkan

Setiap siswa memiliki perspektif yang berbeda-beda mengenai kondisi ternyaman untuk menjalani proses belajar mengajar.

Beberapa siswa mungkin lebih memilih mengikuti bimbingan belajar di suatu institusi, siswa yang lain lebih suka mengikuti bimbingan belajar melalui les private dan ada juga siswa yang memilih untuk belajar menggunakan aplikasi bimbingan belajar online.

Semua metode yang ditawarkan itu baik dan bermanfaat namun, kembali lagi ke diri kita masing-masing bagaimana cara belajar yang nyaman itu kita harus temukan karena kenyamanan ini adalah faktor paling utama dalam proses pembelajaran agar siswa dengan mudah menyerap ilmu yang diajarkan

4. Memilih teman yang memiliki visi yang sama

Maksudnya kita harus bisa menemukan teman yang memiliki tujuan yang sama , misalnya satu tujuan untuk masuk kampus terkenal di Jawa atau memiliki keinginan yang sama untuk masuk ke fakultas paling terkenal yaitu kedokteran dan masih banyak lagi.

Hal ini dikarenakan ketika kita mempunyai teman yang memiliki visi, kita akan termotivasi menjadi lebih baik lagi dan mencapai tujuan ataupun visi itu secara bersama-sama.

jalur masuk ptn, selain snmptn dan sbmptn

Baca: Selain SNMPTN & SBMPTN, apa lagi jalur masuk PTN?


Hosting Unlimited Indonesia

Sekian beberapa tips dari saya semoga dapat bermanfaat dan dapat diterapkan untuk menggapai cita-cita masuk di perguruan tinggi yang diimpikan.

Penulis : M. Nuh Alhudawy
Mahasiswa Universitas Sumatera Utara