Jika SNMPTN & SBMPTN telah usai, meskipun sebagian masih menunggu pengumuman SBMPTN nanti. Namun sebagian juga ingin mencari jalur alternatif lain agar bisa masuk PTN tahun ini.

Karena bagi sebagian orang, kuliah di Perguruan Tinggi Negeri merupakan impian yang harus dicapai.

Memang perlu kamu ketahui bahwa jalur masuk PTN bukan hanya SNMPTN dan SBMPTN saja, sehingga jalur lain bisa kamu tempuh agar bisa mewujudkan impian kamu bisa kuliah di PTN.

Apa saja jalur alternatif tersebut? Silahkan disimak uraian di bawah ini.

1. Ujian Masuk Bersama (UMB-PT)

Setelah SNMPTN & SBMPTN, maka jalur ketiga yang bisa kamu Ujian Masuk Bersama atau lebih sering dikenal dengan UMB.

UMB merupakan salah satu jalur masuk untuk jenjang S1. UMB merupakan ujian yang dilakukan oleh beberapa PTN di Indonesia sekaligus.

Seperti pada tahun 2016, UMB-PT dilaksanakan secara bersama dan serentak oleh 14 Perguruan Tinggi Negeri  (PTN) se Indonesia, yaitu:

  • Universitas Sumatera Utara (Medan)
  • Universitas Syiah Kuala (Banda Aceh)
  • Universitas Malikussaleh (Lhokseumawe),
  • Universitas Teuku Umar (Meulaboh),
  • Universitas Samudra (Langsa)
  • Universitas Andalas (Padang)
  • Instirut Seni Indonesia (Padangpanjang)
  • Universitas Maritim Raja Ali Haji (Tanjungpinang)
  • Universitas Jambi (Jambi)
  • Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Banten)
  • Univeritas Terbuka, Universitas Palangka Raya (Palangka Raya)
  • Universitas Borneo Tarakan (Tarakan)
  • Universitas Udayana (Denpasar)

Hal yang perlu kamu ketahui tentang UMB-PT:

  • Pendaftaran dilakukan secara online, melalui penerimaan.spmb.or.id
  • UMB-PT diselenggarakan oleh Perhimpunan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Nusantara yang anggotanya terdiri dari beberapa universitas negeri ataupun swasta, jadi tidak semua PTN mengadakan UMB-PT
  • Biaya pendaftaran tergantung pada kelompok ujian dan program studi yang dipilih, jadi bisa dibilang berbeda – beda

2. Ujian Mandiri

Bagi PTN yang tidak tergabung pada UMB-PT, biasanya membuka jalur Ujian Mandiri. Istilah dari seleksi ini adalah seleksi mandiri karena seleksi ini diadakan oleh masing – masing PTN.

Hal yang perlu diketahui tentang ujian mandiri:

  • Pendaftaran dilakukan langsung ke PTN yang dituju
  • Peserta juga hanya bisa memilih jurusan yang ada di PTN tersebut
  • Biaya pendaftaran melalui jalur ini relatif lebih mahal, seperti di USU (Universitas Sumatera Utara) sendiri biasanya sekitar Rp. 500.000,-
  • Mahasiswa yang masuk melalui jalur mandiri juga memiliki besaran uang kuliah yang lebih tinggi dibanding mahasiswa yang masuk melalui jalur SNMPTN & SBMPTN misalnya di USU sendiri dikenakan uang kuliah rata – rata Rp.5.000.000,- hingga Rp. 6.000.000,- dan dikenakan Dana Kelengkapan Akademik (DKA) Rp. 7.000.000,- di awal perkuliahan (dibayarkan hanya sekali selama perkuliahan).

Baca: 10 Universitas Swasta Terbaik Setara PTN

3.  Seleksi Penerimaan Mahasiswa Program Diploma (SPMPD)

ujian masuk PTN

Source: jawapos.com

Di sebagian besar PTN, juga terdapat program Diploma 3 yang beragam program studi. Jadi jika kamu tidak lolos untuk kuliah di program S1. Pilihan ini mungkin cocok jika sangat ingin berkuliah di Perguruan Tinggi Negeri.

Pendaftaran langsung dilakukan ke kampus PTN yang dituju.

Umumnya masuk ke program D3 ini tidak terlalu sulit dan tidak seketat persaingan di SBMPTN karena sebagian besarnya sudah mendapat kursi di program S1.

Lama kuliah berkisar 3 tahun dan akan menyandang gelar Amd.

4. Seleksi masuk lainnya yang dibuka oleh beberapa PTN di Indonesia

Selain 3 jalur di atas, ada beragam lagi jalur masuk tergantung dari kebijakan – kebijakan PTN tersebut seperti PTN – PTN berikut ini.

a. Simak UI

Jalur ini khusus untuk kuliah di Universitas Indonesia. Sejak 2017 tidak semua jurusan bisa dipilih melalui jalur ini.  Seleksi ini hanya untuk berbagai program pendidikan yang ada di UI, mulai Program Vokasi (D3), Sarjana Kelas Paralel, Profesi, Spesialis, Magister dan Doktor.

Jadi, SIMAK UI bukan untuk jenjang S1 Reguler.

b. Ujian Tulis (UTUL) UGM

Jalur seleksi ini merupakan seleksi masuk Universitas Gadjah Mada dengan menggunakan pola ujian tertulis yang diselenggarakan oleh UGM.

Ujian ini bertujuan memberikan kesempatan kepada lulusan SMA/SMK/MA untuk lulusan baru dan dua tahun sebelumnya. Mereka bisa mengikuti seleksi dengan memilih 3 program studi jenjang S1 atau/ dan Diploma.

c. Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM) UGM 

Program ini diselengarakan sebagai bentuk kepedulian UGM terhadap siswa yang berprestasi tetapi tidak mampu secara ekonomi. Untuk mendaftar PBUTM, Ada persyaratan nilai tertentu yang harus dipenuhi, seperti nilai rapor di atas kkm, dan termasuk 40% terbaik.

Tes yang diujikan nantinya yaitu Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU). Nantinya, peserta yang lulus akan mendapat bantuan biaya pendidikan selama 8 semester dari UGM apabila bisa mencapai prestasi yang sudah ditetapkan.

Pendaftaran PBUTM  dibuka sekitar  bulan Maret hingga April.

Baca: Apa Aja Sih yang Dibutuhkan Ketika Menjadi MABA?

d. Kelas Internasional UGM

Program Kelas Internasional yang dibuka di UGM yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Psikologi, Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Serta Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

Untuk bisa masuk ke program ini, sekurang-kurangnya kamu harus punya skor TOEFL ITP 550. Karena yang jelas perkuliahan akan dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris.

e. Ujian Talenta Masuk (UTM) IPB

Ujian Talenta Masuk merupakan penerimaan mahasiswa program sarjana IPB dengan ujian tulis. Seleksi ini berbasis pada kepemimpinan, kewirausahaan, dan cinta pertanian, dan berhak diikuti untuk yang baru lulus tahun pertama dan dua tahun sebelumnya.

f. Undangan IPB

Jalur Undangan ini ada empat jenis yaitu Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN), Ketua OSIS, Beasiswa Depag dan pesantren, dan afirmasi dikti.

Seleksi ini membuka kesempatan bagi siswa yang berprestasi dan mempunyai pengalaman di bidang kepemimpinan.

g. Beasiswa utusan daerah IPB

Kalau program yang satu ini kamu harus direkomendasikan oleh dan dibiayai oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, perusahaan atau lembaga swasta. Pendaftarannya dilakukan secara kelembagaan, dukan individu. Calon peserta merupakan lulusan SMA, MA atau SMK yang berbasis IPA.

Jadi harapannya lulusan dari program ini nantinya bisa berkontribusi membangun daerah dengan ilmu yang sudah didapatkan di IPB.

h. Dan lainnya

Itulah jalur masuk untuk kuliah di Perguruan Tinggi Negeri. Jika kamu ingin benar – benar kuliah di PTN, bersungguh – sungguhlah berusaha. Peluang banyak tinggal bagaimana kita berusaha.