Dalam artikel sebelumya kita sudah membahas perbedaan sekolah kedinasan dengan universitas.

Supaya kamu lebih bisa membedakan antara berkuliah di universitas dan sekolah kedinasan, yang masing – masing memiliki ciri dan kelebihan.

Buat yang terlewat artikelnya, boleh baca di sini:

6 Perbedaan antara Sekolah Kedinasan dan Universitas


Nah, dalam artikel kali ini kami khusus akan membahas seputar sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Banyak yang tidak tahu bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai instansi pemerintah juga menyelenggarakan dan melaksanakan sekolah kedinasan.

Melalui artikel ini, kami mengulas 5 fakta seputar Sekolah Kedinasan Kelautan dan Perikanan.

Agar calon mahasiswa dan mhasiswa bisa lebih mengenal sekolah kedinasan naungan KKP dan menjadikannya sebagai salah satu referensi tujuan melanjutkan ke perguruan tinggi nantinya.

1. BRSDM KKP sebagai Penyelenggara dan Pelaksana Pendidikan

BRSDM KKP adalah Badan Riset Sumber Daya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan.

BRSDM KKP adalah salah satu unit kerja dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, yang secara garis besarnya memiliki tugas dalam peningkatan SDM untuk pengoptimalan potensi kelautan dan perikanan Indonesia.

Nah, BRSDM KKP juga memiliki beberapa satuan kerja salah satunya Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan (Pusdik KKP) dimana tugasnya sebagai penyelenggara dan pelaksana pendidikan.

Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan resmi terbentuk setelah ditandatanganinya KEPMEN No.76/Men/2006.

Berdirinya Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan diprakarsai oleh Dr. Soen’an H. Poernomo, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan. 

Pusdik KKP juga berperan sebagai informasi satu pintu untuk informasi mengenai perguruan tinggi naugan Kementerian Kelautan dan Perikanan terkhususnya untuk pendaftaran mahasiswa baru.

Berbeda dengan Sekolah Kedinasan lainnya yang melalui SSCAN Dikdin ataupun dengan PTN melalui LTMPT. 

2. Biaya Gratis

Sumber gambar: lintastungkal.com

Untuk sobat Ruang Mahasiswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi namun terkendala karena faktor ekonomi semoga melalui artikel ini bisa menjadi jawaban dari kendala tersebut.

Semua perguruan tinggi naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan menyelenggarakan pendidikan gratis.

Bahkan tidak hanya itu, nantinya taruna/i (sebutan mahasiswa naungan Kementrian Kelautan dan Perikanan) juga akan di sediakan asrama dengan fasilitas lengkap (lemari, air, listrik dsb) yang gratis.

Tentunya disediakan makan 3x sehari yang juga gratis di mana semua biaya tersebut ditanggung oleh negara.

Namun, nantinya setiap taruna akan membayar Pendapatan Negara Bukan Pajak tiap semesternya sebesar 150 rb.

Selebihnya untuk pendidikan dan kehidupan di asrama akan gratis hingga lulus nantinya.

3. Memiliki Banyak Kampus yang Tersebar di Nusantara

Saat ini kampus naungan Kementerian dan Kelautan Perikanan hampir tersebar di setiap pulau di Indonesia.

Sejauh ini, masih pengembangan lagi guna bisa mengedukasi SDM di daerah sekitar yang nantinya akan dididik dan dibina untuk mengoptimalkan ruang laut Indonesia yang sangat kaya raya.

Sejauh ini terdapat 12 kampus naungan Kementrian dan Kelautan Perikanan, yaitu:

  • Politeknik AUP, Provinsi DKI Jakarta.
  • Politeknik KP Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur,
  • Politeknik KP Bitung,  Provinsi Sulawesi Utara,
  • Politeknik KP Sorong,  Provinsi Papua Barat,
  • Politeknik KP Karawang, Provinsi Jawa Barat,
  • Politeknik KP Kupang, Nusa tenggara Timur,
  • Politeknik KP Bone, Sulawesi Selatan,
  • Politeknik KP Pangadaran, Provinsi Jawa Barat,
  • Politeknik KP Jembrana, Provinsi Bali,
  • Politeknik KP Dumai, Provinsi Riau,
  • Politeknik KP Aceh, Provinsi Aceh
  • Akademi Komunitas Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Nah, untuk sobat Ruang Mahasiswa yang merasa daerahnya dekat dengan kampus di atas, bisa menjadikan salah satu referensi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi nanti.

Baca juga: 16 Pergutuan Tinggi Kedinasan di Bawah Kementerian

4. Tersedia Berbagai Program Studi Jenjang D1 hingga S2

Untuk sobat Ruang Mahasiswa bisa memilih program sarjana & program studi yang menurut kamu cocok dan pantas untuk dirimu.

Beberapa pilihan program sarjana terapan yang tersedia dari D1, D3, D4 dan S2 (pascasarjana). 

Untuk program D1 hanya terdapat di kampus Akademi Komunitas Wakatobi. Kampus ini hanya fokus untuk konservasi.

Program studinya pun terdiri dari konservasi & ekowisara bahari. Untuk program D3 tersebar di seluruh politeknik di Nusantara kecuali di Politeknik AUP, karena di Politeknik AUP menyelenggarakan Program sarjana D4 & S2.

Adapun program studi yang dimiliki Politeknik KP dengan program sarjana D3 adalah sebagai berikut :

  • Teknik Penangkapan Ikan (TPI)
  • Mekanisasi Perikanan (MP)
  • Teknik Budidaya Perikanan (TBP)
  • Teknik Penanganan Patologi Perikanan (TPP)
  • Agribsinis Perikanan (AP)
  • Pemanfaatan Sumberdaya Perairan (PSP)
  • Teknik Pengolahan Produk Perikanan (TP3)
  • Teknik Kelautan ( TK)
  • Konservasi (KSi)
  • Ekowisata Bahari (EBi)

Untuk program studi yang dimiliki Politeknik AUP dengan program sarjana D4 adalah sebagai berikut:

  • Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan (TPI)
  • Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPH)
  • Program Studi Permesinan Perikanan (MP)
  • Program Studi Teknologi Akuakultur (TAK)
  • Program Studi Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Perairan (TPS)
  • Program Studi Penyuluhan Perikanan (PP)

Untuk peminatan yang dimiliki Politeknik AUP dengan program pascasarjana (S2)  adalah sebagai berikut:

  • Kebijakan Publik
  • Konservasi Perairan
  • Penyuluhan Perikanan
  • Teknologi Perikanan Tangkap
  • Mesin Perikanan
  • Industri Pengolahan Hasil Perikanan
  • Akuakultur

Perlu sobat Ruang Mahasiswa ketahui untuk program pascasarjana tidak dibiayai oleh negara dengan kata lain pendidikan dengan biaya mandiri dan tidak menggunakan konsep asrama.

Baca juga: Kuliah S1 vs D4, Apa Perbedaannya?

5. Termasuk Deretan Sekolah Kedinasan Tertua di Indonesia

Koperasi 4
Sumber gambar: toranijaya.com

Politeknik AUP yang dahulu bernama Sekolah Tinggi Perikanan merupakan salah satu sekolah kedinasan tertua di Indonesia.

Berdiri pada 7 September 1962 dengan umur 59 tahun patut menjadi salah satu sekolah kedinasan tertua di Indonesia.

Perlu sobat Ruang Mahasiswa ketahui bahwa Politeknik AUP berdiri lebih dulu daripada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dahulu Politeknik AUP terbentuk oleh Kementerian Pertanian dan Agraria (Kementerian Pertanian saat ini) dengan nama awalnya Akademi Usaha Perikanan dan beberapa kali sudah berganti nama dan pada akhirnya menjadi Politeknik AUP.

Semenjak terbentuknya Kementrian Kelautan dan Perikanan pada akhir tahun 1999 posisi Politeknik AUP yang dulunya di bawah Kementerian Pertanian sudah berpindah ke bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Bagaimana sobat Ruang Mahasiswa? Apakah berminat menjadi salah satu bagian dari sekolah kedinasan KKP?

Semoga melalui artikel ini bisa membantu sobat Ruang Mahasiswa. Tunggu artikel kami yang menarik lainnya!

*) Artikel ini telah ditulis berdasarkan beberapa sumber referensi

Penulis Jeki Anderson Nababan
Mahasiswa Politeknik Ahli Usaha Perikanan