“Aku rela dipenjara asalkan dengan buku, karena dengan buku aku bebas” . Sebuah kutipan di atas berasal dari wakil presiden pertama Indonesia sekaligus salah satu tokoh yang paling berpengaruh dalam perjuangan pra-kemerdekaan dan pasca-kemerdekaan, Mohammad Hatta.

Lewat kutipan di atas, dapat dimaknai Bung Hatta mengatakan di balik lembaran-lembaran buku terdapat dunia yang sangat luas. Dunia yang sangat luas tersebut dapat kamu jelajahi dengan membaca tulisan-tulisan yang terdapat di dalam buku tersebut.

Namun, salah satu kendala mengapa ketertarikan orang untuk membaca buku kian merosot terlebih lagi di era yang serba digital dan instan ini adalah kurangnya waktu luang yang dapat digunakan untuk membaca dan kian mahalnya harga buku yang beredar di pasaran.

Oleh karena itu, ada baiknya untuk lebih selektif dalam memilih buku yang kamu baca agar tidak terlalu banyak menghabiskan waktu dan uangmu, namun tetap memberikan manfaat positif yang berlimpah kepadamu.

Pada kesempatan kali ini Ruang Mahasiswa telah merangkumnya dalam 10 Judul Buku Terbaik yang Wajib Kita Baca!

Langsung aja, simak daftar berikut ini:

1. Rich Dad Poor Dad – Robert Kiyosaki & Sharon Lechter

“In the real world, the smartest people are people who make mistakes and learn. In school, the smartest people don’t make mistakes.”

Di dunia nyata, orang yang paling pintar adalah orang yang membuat kesalahan dan belajar. Di sekolah, orang yang paling pintar adalah orang yang tidak pernah membuat kesalahan.

Buku yang pertama kali terbit pada tahun 1997 ini ditulis oleh Robert Kiyosaki dan Sharon Lechter. Keduanya merupakan seorang investor dan pengusaha.

Dalam buku Rich Dad Poor Dad, kamu akan banyak belajar tentang pendidikan finansial.

Kamu akan mengetahui pentingnya literasi dan pemahaman finansial untuk mendukung kemampuan finansial yang kamu miliki.

Oleh karenanya, kamu akan mendapatkan pola pikir baru yang akan sangat bermanfaat untuk merancang masa depan kamu, khususnya dalam hal keuangan dan ekonomi sobat!

2. Think and Grow Rich – Napoleon Hill

buku terbaik wajib di baca

Sumber gambar: amazon.com

“You are the master of your destiny. You can influence, direct and control your own environment. You can make your life what you want it to be.”

Kamu adalah nahkoda bagi nasibmu. Kamu dapat mempengaruhi, mengarahkan dan mengontrol lingkunganmu. Kamu dapat membuat hidupmu sesuai dengan yang kamu inginkan.

Buku Think and Grow Rich barangkali adalah buku paling ‘tua’ yang berada di dalam daftar ini. Buku ini pertama kali dirilis pada tahun 1937 loh, sobat!

Dalam buku ini, Napoleon Hill, seorang mantan penasihat Presiden Amerika Serikat menjabarkan dengan sangat detail kiat-kiat yang dapat kamu lakukan untuk mencapai kesuksesan.

Hill menekankan pada pentingnya mimpi, keyakinan dan kemauan untuk menggapai kesuksesan.

Namun, keyakinan positif yang telah ditanamkan di alam bawah sadar bukanlah satu-satunya faktor penentu kesuksesanmu.

Ada hal-hal lain yang tak kalah penting seperti pengetahuan, perencanaan, ketekunan dan kemampuan dalam membuat keputusan.

Hill juga mengajarkan kita bahwa satu-satunya orang yang memiliki kuasa dalam menentukan nasib kita adalah diri kita sendiri.

Baca: 20 Kata Motivasi Tokoh Dunia bahwa Belajar Sangatlah Penting

3. Shoe Dog – Phil Knight

“The man who moves a mountain begins by carrying away small stones.”

Orang yang memindahkan sebuah gunung mengawalinya dengan memindahkan batu-batu kecil.

Pengarang buku ini, Phil Knight mungkin terdengar asing di telinga kamu. Tapi, berani jamin deh, pasti kamu tidak asing dengan perusahaan yang berhasil ia rintis dan bangun.

Yap, Phil Knight adalah salah satu co-founder salah satu perusahaan sportwear tersukses di dunia, yaitu Nike.

Knight merilis buku Shoe Dog pada tahun 2016. Lewat buku memoar ini, kamu dapat mengikuti kisah awal perjuangan Knight dan teman-temannya dalam merintis dan membangun perusahaan Nike.

Knight juga menceritakan berbagai masalah yang ia hadapi ketika membangun perusahaan ini, mulai dari masalah hukum hingga perpajakan.

4. Why Nations Fail – Daren Acemoglu & James A. Robinson

“Inclusive economic and political institutions do not emerge by themselves. They are often the outcome of significant conflict between elites resisting economic growth and political change and those wishing to limit the economic and political power of existing elites.”

Intitusi politik dan ekonomi inklusif tidak muncul dengan sendirinya. Namun, seringkali sebuah hasil dari konflik antara kaum elit yang menolak pertumbuhan ekonomi dan perubahan politik dengan mereka yang ingin membatasi kekuasaan politik dan ekonomi dari kaum elit yang ada.

Why Nations Fail adalah sebuah buku yang ditulis oleh dua profesor ekonomi dan politik, Daron Acemoglu dan James A. Robinson.

Buku yang dirilis pada tahun 2013 ini akan memberimu penjelasan logis, mengapa hingga hari ini kesenjangan ekonomi antar negara-negara di dunia masih sangat terlihat jelas.

Lewat buku yang memiliki tebal lebih dari 500 halaman ini, kamu akan diajak menjelajah dan melacak asal mula institusi-institusi ekonomi dan politik di seluruh dunia

Mulai dari zaman Yunani Kuno, Romawi Suci, era kolonialisme hingga zaman kontemporer yang ditandai dengan selesainya Perang Dunia II dan Perang Dingin.

5. Outliers – Malcolm Gladwell

judul buku terbaik - outliers malcolm gladwell

Sumber gambar: amazon.com

“No one -not rock stars, not professional athletes, not software billionaires, and not even geniuses- ever makes it alone.”

Tidak seorang pun -baik itu seorang bintang rock, atlet profesional, milyarder, dan bahkan orang jenis- yang dapat mencapai kesuksesannya sendiri, tanpa bantuan orang lain.

Outliers adalah buku yang ditulis oleh Malcolm Gladwell dan terbit pada tahun 2008.

Lewat buku ini, Gladwell menyampaikan temuannya bahwa faktor eksternal memiliki peran yang cukup besar dalam menentukan kesuksesan seseorang.

Faktor eksternal yang mempengaruhi tersebut adalah warisan budaya dan adanya kesempatan.

Dalam buku ini, Gladwell juga menyampaikan bahwa seseorang memerlukan latihan selama 10.000 jam untuk benar-benar mahir dalam suatu hal.

Untuk dapat mencapai taraf ketekunan itu, diperlukan dukungan dari sistem dan lingkungan.

6. Men are from Mars, Women are from Venus – John Gray

“Men are motivated when they feel needed while women are motivated when they feel cherished.”

Laki-laki termotivasi ketika mereka merasa butuh sementara perempuan termotivasi ketika mereka merasa senang.

Buku Men are from Mars, Women are from Venus adalah buku yang sangat tepat untuk kamu yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai perbedaan karakteristik pria dan wanita, sobat!

Buku yang ditulis oleh penasehat hubungan antar personal ini akan menambah insight-mu mengenai perbedaan cara pria dan wanita dalam menghadapi sebuah persoalan atau tekanan.

Gray juga akan mengupas penyebab seringnya perselisihan yang terjadi antara pria dan wanita dalam sebuah hubungan dan cara terbaik untuk mengatasinya.

Oleh karena itu, buku ini wajib dibaca oleh setiap orang. Karena manusia adalah makhluk sosial yang pasti akan berinteraksi dan menjalin hubungan dengan manusia lain, termasuk lawan jenis.

7. Sapiens – Yuval Noah Harari

sapiens a brief history of humankind - judul buku terbaik

Sumber gambar: amazon.com

“Large numbers of strangers can cooperate successfully by believing in common myths. Any large-scale human cooperation – whether a modern state, a medieval church, an ancient city or an archaic tribe – is rooted in common myths that exist only in people’s collective imagination.”

Manusia yang tidak saling mengenal dalam jumlah yang besar dapat bekerja sama dengan mempercayai mitos bersama. Seluruh kerja sama manusia dalam skala yang besar -apakah itu negara modern, gereja abad pertengahan, kota kuno ataupun suku kuno- berakar pada mitos bersama yang hanya ada di dalam ingatan kolektif manusia.

Barangkali kamu sudah tidak asing dengan cover buku ini. Namun, bukan cover yang ikonik atau tingginya popularitas buku ini selama beberapa tahun terakhir yang menjadi alasan tim Ruang Mahasiswa memasukkan buku ini ke dalam list, sobat!

Buku karangan Yuval Noah Harari yang terbit pada 2016 ini wajib dibaca setiap orang, karena dapat menjawab pertanyaanmu tentang sejarah dan asal usul kita sebagai satu-satunya spesies manusia yang menjadi penghuni bumi hari ini.

Sesuai dengan namanya, buku ini akan menceritakan dengan sangat jelas namun singkat mengenai sejarah perkembangan spesies makhluk hidup bernama Homo Sapiens, termasuk mengeksplor hal-hal yang dapat mempersatukan manusia: uang, negara dan agama.

Buku ini juga membahas kapitalisme dan industrialisasi sebagai mitos baru yang dipercayai oleh sapiens.

Baca: 7 Manfaat Membaca Buku

8. Homo Deus – Yuval Noah Harari

“The most common reaction of the human mind to achievement is not satisfaction, but craving for more.”

Reaksi paling umum dari ingatan manusia terhadap pencapaian bukanlah kepuasan, tapi keinginan untuk lebih.

Buku Homo Deus dirilis dua tahun setelah buku Sapiens diterbitkan. Meski kerap disebut sebagai ‘sequel’ dari pendahulunya, namun membaca Homo Deus sama wajibnya dengan membaca Sapiens, sobat!

Pasalnya, lewat buku ini kamu akan melihat pandangan dan penerawangan Harari mengenai masa depan umat manusia.

Dalam buku ini, Harari menjelaskan kecenderungan dan ambisi manusia untuk memiliki sifat-sifat ke-Tuhan-an sebagai jalan untuk memenuhi kebahagiaannya.

Salah satu sifat tersebut adalah keabadian (immortality).

Harari juga banyak menyinggung perkembangan kontemporer artificial intellegence dan dataism yang menekankan pada pentingnya data dan informasi.

9. How to Win Friends and Influence People in the Digital Age – Dale Car

“Become meaningful in your interactions and the path to success in any endeavor is simpler and far more sustainable.”

Menjadi berarti dalam interaksimu dan jalan menuju kesuksesan dalam upaya apapun akan menjadi lebih mudah dan berkelanjutan.

Buku yang dirilis pada tahun 2011 ini merupakan pembaharuan dari karya monumental Dale Carnegie, How to Win Friends and Influence People yang telah terjual puluhan juta eksemplar sejak pertama kali terbit pada tahun 1936.

How to Win Friends and Influence People in the Digital Age tetap menggunakan prinsip-prinsip komunikasi ala Carnegie yang dianggap masih cukup relevan di era digital ini.

Oleh karena itu, buku ini menjadi sangat wajib untuk kamu baca, karena di dalamnya kamu akan mendapatkan tips-tips bersosialisasi dan berkomunikasi.

Hal ini sangat bermanfaat, karena dengan memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan persuasif, kamu dapat mempengaruhi orang lain, sobat!

Baca: Terapkan 9 Tips Ini agar Dapat “Membaca Cepat”

10. The Power of Habit – Charles Duhigg

“Change might not be fast and it isn’t always easy. But with time and effort, almost any habit can be reshaped.”

Perubahan mungkin tidak cepat dan tidak selalu mudah. Namun dengan tempo dan usaha, hampir seluruh kebiasaan dapat diubah.

The Power of Habit adalah buku karangan Charles Duhigg, seorang penulis dan jurnalis yang pernah memperoleh penghargaan Pulitzer.

Buku ini harus kamu baca untuk memahami pentingnya membangun pola kebiasaan yang baru yang lebih positif untuk menggantikan kebiasaan negatif yang mungkin terus menghantui kamu.

Kebiasaan positif yang baru tersebut dapat kamu terapkan untuk diri sendiri, perusahaan maupun komunitas.

Duhigg juga menjelaskan cara-cara ampuh untuk mulai merubah kebiasaan buruk kamu menjadi lebih baik.

Itulah 10 judul buku rekomendasi terbaik dari kami semoga kamu tertarik dan bisa menambah wawasan, pengetahuan bahkan mengubah pola pikir dan cara pandang kamu menjadi lebih maju.