Hai sobat Ruang Mahasiswa!

Bagaimana kabar perkuliahan kalian? Apakah kampus kalian sudah mulai perkuliahan tatap muka?

Semoga berjalan dengan lancar, ya.

Mungkin kamu sudah sering mendengar soal volunteer atau sukarelawan, tetapi, kali ini kita akan membahasnya lebih jauh.

Siapa itu volunteer?

Pertama-tama, yuk ketahui dulu definisi dari volunteer atau sukarelawan.

Definisi Volunteer

Menurut KBBI, sukarelawan merupakan orang yang melakukan sesuatu dengan sukarela.

Seorang sukarelawan juga dapat diartikan sebagai orang yang bekerja untuk sebuah organisasi secara sukarela atau tidak digaji.

Ada pula istilah volunteering yang berarti kegiatan sukarela. Jadi, kalau volunteer mengacu pada orang, volunteering mengacu pada kegiatannya.

Ada program volunteering yang anggotanya dipilih untuk bekerja dalam jangka waktu tertentu, dan ada juga yang ditetapkan secara permanen.

Posisi atau peran yang ditawarkan biasanya juga beragam, tergantung pada kebutuhan organisasi.

Menjadi volunteer memang tidak digaji, namun kegiatan ini dapat memberikan banyak manfaat loh. Yuk kita bahas apa saja manfaatnya!

Baca juga: 5 Cara Menentukan Organisasi yang Tepat

Manfaat Menjadi Volunteer

Yang pertama, melakukan volunteering dapat membuatmu lebih bahagia. 

Menurut studi yang diterbitkan di Journal of Happiness Studies, sebuah survei yang mengumpulkan 70.000 subjek menemukan bahwa mereka yang menjadi volunteer memiliki tingkat kesehatan dan kepuasan hidup (life satisfaction) lebih tinggi.

Menurut ahli, volunteering membantu kita merasa connected dengan sesama manusia. Hidup kita terasa lebih berarti karena kita dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Yang kedua, kamu bisa menambah pengetahuan dan pengalaman. 

Jika selama kuliah, kamu lebih banyak belajar mengenai teori, dengan volunteering kamu bisa praktek langsung di lapangan!

Dengan terjun langsung ke lapangan, kamu bisa banyak hal baru. Kamu juga akan memiliki pengalaman lebih banyak.

Nah, pengalaman tersebut juga dapat memberikan kamu gambaran mengenai industri pekerjaan yang akan kamu pilih.

Untuk kamu yang masih bingung ingin memilih pekerjaan apa, kamu bisa menjadi volunteer terlebih dahulu.

Yang ketiga, kamu bisa memperkuat personal branding. Volunteering membantu meningkatkan kredibilitas dan keahlian kamu dalam suatu bidang. 

Misalnya, kamu sudah beberapa kali menjadi volunteer di bidang konsumsi. Kamu akan dikenal sebagai go-to person dalam bidang tersebut.

Ketika kenalanmu sedang membuka rekrutmen di restorannya, kamu memiliki kesempatan lebih tinggi untuk direkrut.

Keempat, communication skill kamu akan diasah.

Hampir setiap seleksi volunteer diadakan tahap wawancara. Nah, pastinya kamu akan belajar bagaimana caranya menjawab pertanyaan interviewer  dengan baik dan meyakinkan.

Selain itu, kamu mungkin akan melakukan group meeting. Nah, kegiatan satu ini juga akan membantumu untuk menjadi lebih proaktif.

Tentunya, komunikasi tidak sekadar menyampaikan dan menerima pendapat ya.

Ada saatnya kamu menghadapi problem dan harus bisa mengomunikasikan hal tersebut dengan baik sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman. 

Berhubungan dengan poin sebelumnya mengenai komunikasi, collaboration skill-mu juga akan dikembangkan melalui volunteering. 

Kamu akan belajar bagaimana cara bekerja sama dengan rekan sukarelawan lainnya.

Jika kamu melakukan online volunteering, mungkin hal ini bisa menjadi lebih kompleks. Tapi jangan khawatir, kamu bisa belajar!

Yang kelima, adalah time management atau pengelolaan waktu.

Nah, ini skill yang sangat berguna karena di mana pun kita berada dan apapun peran yang kita pegang, skill ini sangat ini dibutuhkan.

Apalagi, jika kamu sudah terlibat dalam banyak kegiatan, hal satu ini bisa jadi challenging. Tapi jika kamu terus belajar, kamu pasti bisa menguasai the art of time management!

Baca juga: Masih Gagal Seleksi Beasiswa? Pastikan 7 Hal Ini Sudah Kamu Miliki !

Sumber gambar: unsplash.com

Setelah mengetahui siapa itu volunteer dan manfaat menjadi volunteer. Mungkin sobat menjadi tertarik dan ingin mendaftar. 

Cara Mendaftar Jadi Volunteer

Nah, sekarang kita akan membahas cara mendaftar menjadi seorang volunteer.

Pertama, tentukan isu apa yang kamu benar-benar peduli. 

Apakah kamu merasa passionate mengenai hak anak-anak disabilitas? Pendidikan di Indonesia? Atau masalah lingkungan?

Kedua, cari tahu kemampuan atau kelebihan apa yang dapat kamu sumbangkan. 

Apakah kamu memiliki kemampuan mengajar? Atau kamu merupakan seorang konselor?

Ketiga, buatlah curriculum vitae yang dapat memberikan recruiter gambaran tentang dirimu.

Keempat, kamu bisa mencari lowongan volunteer secara online maupun lowongan yang ada di lingkungan sekitarmu.

Saat memilih lowongan, perhatikan juga durasi volunteer, posisi yang ditawarkan, ya. Cari tahu secara detail organisasi yang mengadakan program tersebut.

Baca juga: Apa Itu CV ATS – Friendly? 6 Rahasia dan Cara Membuatnya

Jika kamu sudah menemukan lowongan volunteer yang sesuai, kamu bisa apply dengan mengirimkan CV atau lampiran lainnya bila diminta.


Nah, bagaimana sobat Ruang Mahasiswa? Setelah mengetahui siapa itu volunteer, apakah kamu tertarik ikut volunteering?

Sudah paham kan mengenai manfaat dan cara menjadi seorang volunteer? Jadi, kapan nih mau mulai volunteering?

Penulis Felicia
Mahasiswi Universitas Krida Wacana

*Artikel ini ditulis dengan berbagai referensi terpercaya seperti situs resmi Kemdikbud, Heart Foundation, dan Washington Post