Istilah kampus  yang digunakan untuk lapisan ke-2, identik dengan istilah Perguruan Tinggi yang disebut dalam Peraturan Pemerintah No.30 th 1990, yaitu organisasi satuan pendidikan, yang menyelenggarakan pendidikan di jenjang pendidikan tinggi, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sedangkan mahasiswa adalah seseorang yang sedang dalam proses menimba ilmu ataupun belajar dan terdaftar sedang menjalani pendidikan pada salah satu bentuk perguruan tinggi yang terdiri dari akademik, politeknik,sekolah tinggi, institut dan universitas  (Hartaji, 2012).

Kampus merupakan lingkungan yang tepat bagi para mahasiswa menjadi jati diri. Mereka akan belajar banyak hal untuk lebih mengetahui bagaimana seluk beluk dari tempat mereka berkembang. Beberapa mahasiswa mungkin mempunyai cara-cara unik untuk menemukan siapa jati diri mereka, dimulai dari mengikuti teman yang memiliki visi yang sama sampai mengikuti kebiasaan para senior yang melegenda di kampus.

Setiap mahasiswa juga berhak memilih antara menjadi mahasiswa yang aktif dengan kegiatan kampus atau hanya berkutat dengan tugas perkuliahan saja.

Mahasiswa yang memlih dengan hanya berkutat dengan mata kuliah di kampus atau sering disebut dengan kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) biasanya membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan jati dirinya dan juga terkenal dengan pergaulan yang itu-itu saja.

Baca: Jangan jadi Mahasiswa Kupu – Kupu, Jika 6 Hal Ini Tidak Ingin Terjadi

Seorang aktifis (red: yang aktif disegala kegiatan di kampus) memiliki banyak hal-hal positif yang bisa ia dapatkan untuk meng-upgrade dirinya untuk dapat mengatasi permasalahan yang dihadapinya sehari –hari. Berikut bagian plus  menjadi mahasiswa yang aktif  di kampus

1. Relasi yang luas di lingkungan kampus

Relasi yang luas merupakan keuntungan yang utama ketika kita memilih menjadi mahasiswa aktif di lingkungan kampus. Relasi yang luas bukan hanya mencakup teman-teman satu angkatan melainkan juga senior  dan para dosen yang sering berinteraksi dengan kita.

Ketika kita menjumpai kesulitan pada sesuatu hal, para senior kita merupakan orang yang lebih berpengalaman daripada kita tentunya, sehingga mereka bisa menjadi tempat bertanya solusi atas  kesulitan kita tadi. Tidak sampai disitu bahkan segala informasi yang sangat dibutuhkan semua mahasiswa, beasiswa, akan lebih mudah  atau lebih dahulu mendapat informasi tentang beasiswa tersebut.

Ketika kita memiliki relasi dengan orang-orang yang berasal dari kampus lain, kita akan sangat mudah bertukar pikiran dan merasakan hal baru yang kita dapat dari mereka untuk meng-upgrade  diri kita.

2. Mengasah soft skill dan hard skill

manfaat aktif di kampus

Source: unsplash.com

Seberapa penting hard skill  ? sangat penting ! ya, karena setiap disiplin ilmu yang kita tekuni memerlukan kemampuan ini dengan yang sebenar­­-benarnya.

Contohnya saya adalah seorang mahasiswa ilmu komputer, tentunya saya harus mahir dalam menggunakan komputer karena jelas itu merupakan disiplin ilmu yang kita tekuni. Titik beratnya adalah kita mampu mengasah hard skill kita karena pengalaman pembelajaran yang lebih banyak dari banyak orang.

Sedangkan soft skill ini yang mulai dilupakan dan dianggap sebelah mata oleh orang lain, dimana soft skill ini sendiri berhubungan dengan kemampuan kita yang tidak terlihat seperti manajemen waktu dan manajemen diri sendiri.

Baca: 5 Softskill Dasar yang Dibutuhkan di Dunia Kerja

Soft skill kita mulai terlatih ketika kita berada di bawah tekanan contohnya disatu sisi saya merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran yang menuntut saya agar rajin membaca dan senantiasa mengetahui update  dari disiplin ilmu saya dan disisi lain saya juga merupakan ketua sebuah organisasi ekstra kampus, nah disinilah kemampuan saya terlatih ketika saya harus membagi waktu antara sebagai mahasiswa kedokteran dan pemimpin dari suatu organisasi.

3. Menambah nilai diri pada curiculum vitae

tips menjadi aktif di kampus

Source: unsplash.com

Selepas masa kuliah tujuan utama para mahasiswa adalah bekerja. Tempat kerja yang sesuai passion dan gaji yang tinggi merupakan impian setiap orang yang hendak melamar kerja.

Seperti yang kita ketahui bahwa persaingan sangatlah, dilihat dari banyaknya jumlah lulusan dari suatu kampus, maka dari itu seseorang itu harus menjadi yang “beda” diantara yang lain dan salah satu yang dilihat oleh perusahaan itu adalah pengalaman pada saat kuliah seorang pelamar kerja.

Curiculum vitae merupakan daftar riwayat pribadi dari seseorang yang mencakup setiap hal yang telah dilaluinya.  Ketika kita menjadi orang yang aktif di kampus, maka itu akan menjadi tinta emas didalam cv kita dimana perusahaan akan mengetahui bahwa diri kita merupakan orang yang memiliki kelebihan dari orang lain dari berbagai sudut pandang.

Itulah beberapa manfaat jika kita memilih aktif di kampus, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk menambah semangat teman – teman aktif di kampus.

Baca: Mahasiswa Seharusnya Bukan Hanya untuk Kuliah

 Penulis : M. Nuh Alhudawy
Universitas Sumatera Utara