Halo sobat Ruang Mahasiswa!
Apakah diantara kamu ada yang berminat dan tertarik menjadi pengusaha?
Menjadi pengusaha merupakan profesi yang beresiko tinggi namun disertai dengan penghasilan yang tentunya juga tinggi.
Banyak rintangan yang harus dilewati untuk menyandang gelar pengusaha tersebut, seperti kata Chairul Tanjung “Anda semua akan dapat berdiri di sini menggantikan saya apabila bekerja keras. Juga dibutuhkan kemampuan entrepreneur dan manajerial yang baik. Tidak lagi semata-mata modal.”
Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan para pengusaha hebat, salah satunya adalah pendidikan.
Berikut kami rangkum kampus pencetak orang terkaya di Indonesia beserta sedikit sepak terjang mereka.
1. Robert Budi dan Michael Hartono

Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono adalah saudara kandung yang keduanya menggeluti dunia bisnis sejak muda.
Djarum Group yang dibesarkan oleh mereka berdua menghantarkan kakak beradik ini menjadi langganan daftar orang terkaya di Indonesia.
Pada tahun 2020 Robert Budi Hartono & Michael Bambang Hartono atau dengan nama Cina mereka, yakni Oei Hwie & Oei Hwie Siang menjadi orang terkaya di Indonesia versi Forbes.
Robert Budi Hartono adalah anak kedua atau adik dari Michael Hartono. Dulunya Djarum hanya sebuah bisnis rokok kretek lokal yang tidak sebesar saat ini.
Saat ini bisnis keluarga hartono sudah merambah ke berbagai sektor, seperti perbankan, properti, olahraga dan elektronik.
Duo Hartono (sebutan Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono) ini adalah lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Dipenogoro (Undip) Semarang.
Baca juga: 5 Bisnis yang Cocok untuk Mahasiswa
2. Martua Sitorus
Pada tahun 2020 Martua Sitorus termasuk ke daftar orang terkaya di Indonesia dengan urutan ke tujuh versi Forbes.
Martua Sitorus sangat gigih dalam mencapai prestasi-prestasi nya saat ini, dahulu di kota kelahiran nya Pematang Siantar dan di Medan dia sudah menggeluti bisnis dengan berjualan udang dan koran.
Berkat kegigihannya yang luar biasa tersebut dia membawa Wilmar Internasional sebagai salah satu perusahaan yang besar di dunia yang bergerak di bidang pertanian dan pengolahan.
Wilmar sendiri adalah akronim dari William Martua. William adalah rekan bisnis Martua yang turut serta dalam pengembangan Wilmar Internasional saat ini.
Martua Sitorus adalah alumnus dari Jurusan Ekonomi Universitas HKBP Nomensen Medan.
3. Boenjamin Setiawan

Boenjamin Setiawan bukan sekedar hanya pengusaha saja, melainkan juga akademisi dengan bergelar lengkap dr. Boenjamin Setiawan, Ph.D.
Pada tahun 2020, Boenjamin Setiawan menempati posisi kedelapan sebagai orang terkaya di Indonesia versi Forbes.
Boenjamin Setiawan adalah pendiri Kalbe Farma yang bergerak di sektor farmasi.
Sebelum menjadi pengusaha, dulunya Boenjamin Setiawan adalah seorang dokter. Dilatarbelakangi pendidikan dan kemampuan nya di bidang medis membuat Kalbe Farma terus berkembang sampai saat ini.
Saat ini Kalbe juga bergerak di bidang lainnya, seperi toko buku, produsen makanan anak-anak, dan logistik. Boenjamin Setiawan adalah alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).
Baca juga: 7 Kerja Part Time Cocok Buat Mahasiswa
4. Chairul Tanjung

Chairul Tanjung adalah pengusaha yang mempunyai bisnis di berbagai sektor, sepertii media dan hiburan, sumber daya alam, ritel, serta perbankan.
Chairul Tanjung juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menggantikan Hatta Rajasa sejak 19 Mei 2014 hingga 27 Oktober 2014.
Pada tahun 2020, Chairul Tanjung menempati posisi kesembilan sebagai orang terkaya di Indonesia versi Forbes.
Melalui Para Group yang saat ini sudah berganti nama menjadi CT Corp Chairul Tanjung mengembangkan bisnisnya hingga sampai keadaan saat ini.
Chairul Tanjung adalah alumnus Jurusan Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (UI).
5. Jogi Hendra Atmadja

Jogi Hendra Atmadja adalah pengusaha sekaligus pendiri dari PT Mayora Indah.
Setelah berhasil menempuh pendidikan di perguruan tinggi, Jogi Hendra Atmadja lebih tertarik ke dalam dunia bisnis.
Jogi dan temannya memutuskan menjalankan bisnis bersamadengan mendirikan PT Mayora Indah tahun 1977 di Jakarta.
Berkat pemikiran revolusioner dan inovatif dari Jogi Hendra Atmadja menghantarkan Mayora Group hingga sebesar saat ini.
Berbagai produk dari Mayora Group yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia, seperti Roma Sari Gandum, Roma Marie Susu, Roma Malkist, Roma Kelapa, Slai Olai, Kopiko, Energen, Beng-beng, Astor, Choki-choki, Kopi Torabika dll.
Pada tahun 2020, Jogi Hendra Atmadja menempati posisi kesepuluh sebagai orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Jogi Hendra Atmadja adalah alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti.
6. Theodore Rachmat
Pada tahun 2020, Teddy Rachmat menempati posisi kesebelas sebagai orang terkaya di Indonesia versi Forbes.
Dahulu Teddy Rachmat memulai karir nya sebagai sales di PT. Astra perusahaan yang tak lain milik pamannya, hingga akhirnya sebagai pendiri perusahaan tambang Adaro dan Triputra Group.
Perusahaan miliknya saat ini bergerak di berbagai sektor, seperti agribisnis, manufaktur, pertambangan, distribusi otomotif, hingga logistik.
Teddy Rachmat adalah alumnus Fakultas Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB).
Baca juga: #DirumahAja? 7 Kegiatan Produktif ini Harus Kamu Lakukan
7. Mochtar Riady
Mochtar Riady adalah pengusaha sukses dan sekaligus pendiri Lippo Group yang saat ini mempunya banyak anak perusahaan.
Mochtar Riady dijuluki dengan ‘The Magic Man of Bank Marketing‘ hal itu dikarenakan pemikiran Mochtar serta upaya yang di lakukan nya terhadap bank yang bangkrut.
Pada tahun 2019, Mochtar Riady menempati posisi kedua belas sebagai orang terkaya di Indonesia versi Forbes.
Mochtar Riady dulu berkuliah di University of Nanking namun dia berhenti karena pada waktu itu Nanking sedang dilanda perang.
Ketika dia sudah menjalani kehidupan di Indonesia untuk memperdalam Ilmu Ekonomi-nya, dia mengambil kuliah malam di jurusan Ekonomi di Universitas Indonesia (UI)
Nah, itulah daftar kampus pencetak 7 orang terkaya di Indonesia.
Semoga di antara kamu yang ingin menjadi pengusaha yang ada di atas bisa tercapai ya, semoga informasi yang kami berikan bisa membantu. Tunggu artikel kami lainnya yang tidak kalah menarik!
Penulis Jeki Anderson Nababan
Mahasiswa Politeknik Ahli Usaha Perikanan
Artikel ini ditulis dari berbagai sumber yang kredibel.
