SNMPTN sudah di depan mata, sobat! Tinggal menghitung hari, pemilihan jurusan pada SNMPTN 2020 akan berlangsung. Sudah punya jurusan yang mau dipilih, bukan? 

Berjuang di jalur SNMPTN akan menghadapkanmu dengan berbagai faktor dan harus jeli melihat peluang. Buat kamu pejuang SNMPTN, tidak dapat dipungkiri bahwa pada jalur ini, diperlukan pertimbangan yang matang dalam memilih jurusan, bukan hanya tentang kemampuan kamu saja. 

Mengapa? 

SNMPTN menjadi salah satu jalur yang mempertemukan para kandidat terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Dan tentunya, PTN juga menginginkan kandidat terbaik untuk menjadi bagian dari mereka melalui jalur SNMPTN.

Untuk itu, kamu perlu jeli dalam melihat peluang. 

Kelulusan pada jalur SNMPTN dapat dipengaruhi beberapa faktor

Sobat, kali ini tim Ruang Mahasiswa ingin berbagi beberapa faktor yang mempengaruhi kelulusan pada jalur SNMPTN.

Sejauh ini belum ada yang menjelaskan secara terbuka kriteria penilaian SNMPTN, namun kamu perlu memperhatikan faktor di bawah ini saat hendak memilih jurusan: 

1. Akreditasi Sekolah 

Sobat pejuang PTN sudah tau akreditasi masing – masing, belum? Jika belum, kamu perlu menanyakannya ke pihak sekolah.

Jalur SNMPTN memberikan kuota sebanyak:

  • 40% pendaftar dari sekolah dengan akreditasi A
  • 25% pendaftar dari sekolah dengan akreditasi B
  • 5% pendaftar dari sekolah dengan akreditasi C

Akreditasi sekolah juga memegang peranan penting dalam pemilihan jurusan. Semakin baik akreditasi sekolah, persentase diterima di jurusan yang dibidik akan semakin besar. 

Dalam pemilihan universitas tujuan, kamu juga perlu melakukan pertimbangan terhadap akreditasi sekolah asalmu, sobat. 

Sederhananya, jika ada dua orang siswa dengan nilai yang sama dengan asal sekolah berbeda, namun akreditasi sekolah yang berbeda, PTN tentu menginginkan yang terbaik, bukan?

Pertimbangkan dengan baik ya, sobat.

Baca: 8 Ketentuan PENTING & Jadwal SNMPTN 2020

2. Nilai Raport

Memilih jurusan A, namun nilai pada jurusan tersebut tidak konsisten, bahkan mengalami penurunan pada setiap semester.

Nilai raport yang tidak konsisten akan  memungkinkan berkurangnya peluang diterimanya kamu di jurusan yang kamu pilih. Sebaliknya, nilai yang konsisten akan memberikan peluang yang lebih besar. 

Kamu sebaiknya memperhatikan nilai rata – rata mata pelajaran yang paling stabil dalam rapormu, sobat. Dan pastikan kamu juga mempertimbangkan bahwa kamu minat di jurusan itu, ya..

3. Prestasi dan Portofolio

Prestasi dan portofolio yang kamu kumpulkan selama masa SMA/sederajat mencerminkan keahlianmu di bidang yang kamu pilih.

Jika kamu memiliki prestasi di bidang terkait, ini akan menjadi salah satu poin lebih untuk yang membantumu

Prestasi yang dimaksud dapat berupa prestasi di tingkat regional, nasional, maupun tingkat internasional.

Sebaiknya kamu mencantumkan prestasi yang sesuai dengan bidang yang kamu pilih, karena akan menjadi salah satu pertimbangan bagi PTN yang ingin kamu tuju.  

4. Jumlah Peminat dan Daya Tampung Jurusan 

minat dan daya tampung jurusan

Sumber gambar: kumparan.com

Kesalahan yang kerap kali pejuang SNMPTN lakukan adalah menganggap passing grade sebagai patokan dalam memilih jurusan. Padahal passing grade adalah bobot yang dihasilkan dari hasil SBMPTN pada tahun sebelumnya dan tidak berlaku lagi sejak diadakannya UTBK. 

Sebenarnya yang perlu kamu perhatikan adalah jumlah peminat dan daya tampung jurusan. Setiap tahun, jumlah peminat masing – masing PTN selalu mengalami perubahan, biasanya mengalami kenaikan. 

Kamu dapat melihat jumlah peminat dan daya tampung jurusan dari tahun – tahun sebelumnya untuk dijadikan sebagai pertimbangan dalam memilih jurusan dan universitas, sobat. 

Peluang akan besar jika daya tampung banyak namun peminat sedikit, namun tetap harus kamu pilih jurusan yang kamu minati dan kamu memiliki kemampuan di sana.

Baca: Calon Mahasiswa, Hindari 5 Kesalahan dalam Memilih Jurusan

5. Prioritas Pemilihan Jurusan dan Universitas 

SNMPTN  memberikan sebanyak dua pilihan bagi setiap peserta SNMPTN. Dalam pemilihan jurusan dan universitas, sebaiknya kamu meletakkan prioritas jurusan yang kamu pilih pada pilihan pertama. 

Berkas yang kamu unggah saat mendaftar SNMPTN pertama kali akan diseleksi oleh PTN pilihan pertama, dan jika tidak lolos, berkas akan dikirimkan ke PTN pada pilihan kedua. 

Prioritaskan jurusan yang paling ingin kamu pilih

Peluang untuk masuk di pilihan pertama akan lebih besar dibandingkan dengan pilihan kedua. Dari survey yang dilakukan oleh akun twitter @halokampus pada SNMPTN 2015, sebanyak 88% lulus di PTN pilihan 1 jurusan pilihan 1, dan hanya sebanyak 4% yang lulus di pilihan kedua. 

Baca: Jadwal SNMPTN, SBMPTN, dan UTBK 2020

6. Banyaknya Alumni dan Prestasinya di Universitas Bersangkutan 

alumni dan prestasi sekolah di kampus PTN

Sumber gambar: englishforall.id

Selain ke-5 hal di atas, banyaknya alumni dan prestasi yang mereka torehkan juga menjadi faktor yang dipertimbangkan oleh perguruan tinggi negeri. 

Kamu boleh mencari tahu apakah ada senior – seniormu yang saat ini berada di perguruan tinggi maupun yang sudah menyelesaikan studi di PTN yang kamu pilih. Hal ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu untuk memilih universitas yang dituju.  

 Pejuang SNMPTN harus jeli melihat peluang kelulusan

Ke-6 faktor di atas dapat membantu kamu untuk memilih jurusan dan universitas tujuanmu. Semakin mendekati pendaftaran SNMPTN, kamu perlu memantapkan diri dengan pilihanmu, sobat. 

Yang terpenting adalah jangan lupa untuk berdoa, semoga kabar baik segera menghampirimu, para pejuang SNMPTN!