Program Pengabdian pada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dilakukan oleh kelompok 12 adalah menerapkan terapi gambar pada anak

PPM merupakan pengabdian yang harus dilakukan mahasiswa UMM sebagai salah satu syarat untuk memenuhi kelulusan dari UMM sebagai salah satu implementasi dari Tri Dharma Perguruan tinggi

Baca: Mengenal Tri Dharma Perguruan Tinggi

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait pentingnya kesehatan mental di era pandemi ini.

Manfaat terapi menggambar

Terapi menggambar merupakan salah satu terapi psikologi menggunakan teknik menggambar dalam mengespresikan pikiran maupun emosi.

Terapi ini diterapkan kepada anak-anak untuk mengetahui karakteristik tiap anak. Kegiatan ini dilakukan kepada anak-anak TPQ Al-Hilal berusia sekitar 5 hingga 8 tahun di Masjid Al-Hilal pada tanggal 17/10/2020

Sebelum kegiatan ini dimulai, Ustazah Mainnah Meha pembina TPQ Al-Hilal membuka kegiatan terapi menggambar. Kemudian, kami memperkenalkan diri dan membagi kertas kepada anak-anak TPQ Al-Hilal. Lalu, Tim PMM Kelompok 12 ini memberikan tema kepada mereka yaitu “Cita-Citaku”.

Tim PMM juga memberikan kesempatan kepada setiap anak  untuk mempersentasikan gambar tersebut di depan teman-temannya. Waktu pelaksanaan berlangsung sekitar 45 menit dikarenakan kondisi pandemik ini.

Baca: 5 Aplikasi Ini untuk Mempercantik Tampilan Presentasi

Para anak ungkapkan perasaan melalui gambar

Pengabdian mahasiswa UMM 2020

Hasil dari kegiatan ini adalah, anak-anak mulai mengungkapkan perasaan melalui gambar. Namun, tidak sedikit anak-anak malu untuk mengungkapkan di depan umum.

Salah satunya adalah Uni memiliki cita-cita menjadi chef walaupun mengalami kesulitan dalam berbicara. Lalu, salah satu anak laki-laki menggambar bunglon dengan cita-cita menjadi seorang ilmuan hewan.

Kegiatan ini bermanfaat sebagai terapi yang menyenangkan dan sebagai wadah kreativitas bagi anak-anak terutama dalam pandemi ini.

Melatih kecerdasan dan kemampuan komunikasi

Kemudian, dapat melatih kecerdasan motorik dan meningkatkan memori pada anak. Lalu, sebagai wadah untuk meningkatkan percaya diri dalam mengungkapkan perasaan di depan umum.

Baca juga: 5 Kebiasaan untuk Meningkatkan Kecerdasan Kamu!

Selain itu, kegiatan ini juga dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi pada lingkungan sosialnya serta dapat mengatasi gangguan mental atau trauma pada anak seperti rasa cemas yang berlebihan, perasaan takut pada hal tertentu, ataupun mudah sekali merasa marah sehingga terapi ini juga dapat melatih kesabaran terutama pada anak-anak.