8 Hal yang Salah Kaprah tentang Mahasiswa Bidang IT

salah kaprah terhadap mahasiswa IT

Artikel ini dibuat dengan berpartner dengan para asisten laboratorium IKLC (Ilmu Komputer Laboratory Center) USU.

Halo teman – teman semua. Pembaca setia ruangmahasiswa.com atau pun teman – teman yang baru mengunjungi website ini. Selamat datang di tahun 2018.

Artikel pertama di tahun 2018 ini, kita ingin berbagi topik seputar bidang komputer. Namun, bukan membahas tentang dunia komputernya, namun membahas mahasiswa yang berkecimpung di bidang TI (Teknologi Informasi).

Sering kali banyak orang awam yang salah kaprah dalam mengartikan apa saja yang dipelajari di dalam dunia komputer, lebih spesifiknya di jurusan bidang TI atau pun komputer sehingga menganggap bahwa mahasiswa yang berkecimpung di dalamnya menganggap serba bisa dalam bidang komputer.

Perlu diketahui bahwa bidang komputer itu sangat luas, jika dibahas akan tidak ada habisnya.

Setelah melalui jajak pendapat, berikut ini adalah hal – hal yang sering salah kaprah tentang mahasiswa jurusan bidang IT menurut para asisten laboratorium IKLC USU, berikut ulasannya:

1. Urusan komputer bisa semua

Anggapan banyak orang memang bahwa mahasiswa Ilmu Komputer/TI itu bisa semua untuk urusan komputer. Mulai dari service hp, laptop komputer, laptop, TV; instal ulang; buat desain undangan, spanduk, poster dan lain sebagainya yang berurusan dengan komputer dan teknologi.

Apalagi jika mahasiswanya menjawab tidak bisa melakukannya, pasti orang awam akan men-judge seperti ini: “kamu ini gimana sih? mahasiswa komputer pasti tahu dong. Jadi kuliahnya belajar apa?” Dengan jawaban seperti ini pasti akan menyebalkan sekali.

2. Tukang instal ulang

Seperti yang sudah dijelaskan di poin 1, bahwa pandangan orang awam bahwa mahasiswa Ilmu Komputer itu bisa semua untuk urusan komputer termasuk “instal ulang“. Ya, biasanya jika terjadi masalah terhadap sistem operasi lapornya ke mahasiswa IT.

Baca: Cara Mudah Menginstal Windows 8.0 & 8.1 Pro

“Hal ini tidak masalah sih, karena bersangkutan dengan dunia IT pasti mahasiswa IT yang lebih tahu”. Yang jadi masalah adalah jika anak Ilmu Komputer/TI tersebut menjawab tidak bisa, pasti respon dari orang awam lebih ke negatif menganggap si mahasiswa tidak mempunyai kemampuan apa – apa.

3. Jadi hacker

memilih jurusan ilmu komputer

Tidak bisa dipungkiri bahwa kebanyakan ABG (Anak Baru Gede) yang lulus dari SMA/sederajat waktu diberikan jajak pendapat mengapa memilih jurusan di bidang komputer/TI. Sangat banyak yang menjawab ingin jadi Hacker.

Emangnya kalo jadi hacker mau ngapain toh? 

Mau bobol bank dunia? Atau cuma mau bobol dompet mama di kamar hehe? Toh… jika kuliah di jurusan ini, juga sama sekali tidak pernah diajarkan ilmu hacker. Alasannya jelas, karena hacker ilegal dan tidak ada izin untuk mengajarkan ilmu hacker di perkuliahan.

4. Tukang service HP

Kembali lagi bahwa mahasiswa di jurusan komputer/TI kerap dipanggil tukang service. Perlu diketahui, bahwa jurusan bidang komputer sangatlah luas dan punya fokus pembelajaran masing – masing.

Mahasiswa Ilmu Komputer/TI juga nanti setelah lulus pasti enggan untuk berprofesi sebagai tukang service

5. Tukang pasang wifi

Pernah juga beberapa pertanyaan yang muncul begini: Lu, kan anak IT ya? Bisa pasang wi-fi ke rumah kami gak?

Nah, buat kamu anak IT yang baca artikel ini, langkah yang kamu lakukan adalah telpon operator jasa pelayanan wifi untuk datang ke TKP agar tidak jadi ribet.

Baca:7 Kegiatan Ini Bukti Nyata Mahasiswa Yang Kreatif

6. Tahu semua harga HP, laptop dan elektronik lainnya

salah kaprah tentang anak IT

Bang…harga HP merek XXX berapa bang? Mas…laptop murah yang bagus mana ya? Mana lebih murah laptop A atau laptop B, bang?

Di atas adalah jenis – jenis pertanyaan yang sering menganggap semua anak komputer/IT tahu semua harga barang – barang elektronik. Kami jelaskan bahwa, kami juga bukan sales, kalo kami mau beli barang elektronik pasti tanya salesnya juga kok :D.

7. Bisa desain undangan, edit foto

Sering juga disuruh buatkan undangan, seperti undangan pernikahan atau edit foto jadi muka Justin Bibir. Kalau ditolak pasti responnya seperti yang di atas tadi: “Percuma anak IT”.

8. Berharap tidak bertemu matematika

Hal ini sering terjadi dengan lulusan SMA/sederajat yang ingin menghindari matematika saat kuliah. Namun apa yang diharap terbalik dengan yang terjadi.

Malah disebagian jurusan IT, seperti Ilmu Komputer sangat banyak membahas matematika dan ilmu perhitungan lainnya. Terakhir menyesal dan merasa salah jurusan

Baca: 7 Hal Yang Dapat Dilakukan Mahasiswa Jika Salah Jurusan

Itulah beberapa hal yang salah kaprah tentang mahasiswa komputer/IT dari masyarakat awam yang menganggap anak IT serba bisa.

Berikut dijelaskan bahwa jurusan yang berada di ruang lingkup dunia komputer dan teknologi informasi sangatlah luas, seperti Ilmu Komputer, Teknologi Informasi, Teknik Informatika, Teknik Komputer, Sistem Informasi, Manajemen Informatika dll.

Dimana setiap bidang ini mempunyai fokus pembelajaran masing – masing. Hal yang pasti bahwa di perkuliahan IT sangat jarang belajar tentang ilmu desain grafis, instal ulang, ilmu hacker, service apalagi tentang harga – harga gadget.

Di perkuliahan IT yang dipelajari seputar algoritma, pemrograman, database, aplikasi, robotik, kecerdasan buatan dan lain sebagainya.

Kita tidak melarang teman – teman non – IT untuk bertanya atau konsultasi, namun jangan memaksa untuk kami dapat melakukan semua hal.

Semoga artikel ini dapat memberikan penjelasan untuk mencerahkan pengetahuan banyak orang. Mohon teman – teman yang bergelut di dunia IT memberikan saran dan penjelasan lebih jauh untuk perbaikan artikel ini. Terimakasih.

Partnership dengan IKLC USU

Komentar: